Platform pembayaran Bitcoin sumber terbuka (open-source), BTCPay Server, merilis peringatan keamanan mendesak menyusul adanya laporan tentang serangan cyber yang menguras dana pada dompet panas (hot wallet) penggunanya.
Berdasarkan investigasi internal tim pengembang, vektor serangan ini secara spesifik mengeksploitasi server yang masih menjalankan sistem operasi versi lawas.
Celah keamanan teridentifikasi menyasar instalasi BTCPay Server versi 2.4.1 atau versi sebelumnya yang dirilis akhir Juli lalu. Pengembang mengonfirmasi belum mendapati laporan pencurian dana yang menimpa pengguna versi terbaru (versi 2.4.7), sehingga seluruh pengguna diminta untuk segera melakukan memperbarui sistem.
Baca Juga: Chainalysis Diserang, Data Pengguna Terekspos
Operator Sempat Diminta Matikan Server Darurat
Sebelum celah secara spesifik ditemukan, tim keamanan dari BTCPay Server sempat mengeluarkan peringatan darurat yang meminta para pengelola server mematikan (shut down) instance server untuk membendung penarikan dana tanpa izin.
Instruksi teknis penonaktifan darurat pun sempat dibagikan kepada komunitas sambil menunggu penelusuran forensik berjalan.
Hingga saat ini, pihak BTCPay Server belum membeberkan secara rinci total kerugian aset, jumlah operator yang terdampak, maupun rincian teknis mengenai bagaimana peretas memperoleh akses eksekusi ke dalam dompet. Para pengguna yang merasa terdampak diminta untuk segera menyerahkan data informasi dan catatan log teknis ke tim keamanan resmi untuk mendukung penyelidikan forensik.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.










![ICE - Trade[XYZ]](https://dutacrypto.id/wp-content/uploads/2026/10/ICE-TradeXYZ.jpg)