Nigel Farage Investasi ke Stack BTC, Dukung Inggris Jadi Pusat Kripto Global

Politisi senior dan pemimpin partai Reform UK, Nigel Farage, membuat sebuah gebrakan baru. Bukan di panggung politik, melainkan di ranah investasi aset digital. Farage resmi mengakuisisi 6,31% saham di Stack BTC (STAK), sebuah perusahaan manajemen aset (treasury) Bitcoin yang berbasis di London, Inggris (UK).

Langkah ini mempertegas posisi Farage sebagai salah satu pendukung utama adopsi aset kripto di kalangan elit politik Inggris, sekaligus membawa angin segar bagi industri investasi digital di kawasan tersebut.

Detail Investasi dan Keterlibatan Blockchain.com

Nigel Farage menggelontorkan dana £215.000 dalam putaran pendanaan terbaru Stack BTC. Melalui perusahaan pribadinya, Thorn In The Side Ltd., investasi ini memberikannya kepemilikan saham sebesar 6,31% di perusahaan tersebut.

Putaran pendanaan ini secara keseluruhan berhasil mengumpulkan dana segar senilai £260.000 melalui penjualan 5,2 juta saham baru yang dibanderol pada harga 5 pence per lembar.

Menariknya, perusahaan raksasa kripto Blockchain.com juga turut ambil bagian dalam putaran investasi ini. Saham baru tersebut dijadwalkan akan diperdagangkan di Aquis Growth Market pada 12 Maret.

Baca Juga: Menambang Bitcoin di Luar Angkasa: Starcloud Siap Pindahkan Industri Kripto ke Orbit

Visi Farage: Inggris Harus Jadi Pusat Kripto

Bagi Nigel Farage, Manuver ini bukan sekadar spekulasi finansial sesaat. Ia memandang aset digital sebagai masa depan inovasi keuangan yang tidak boleh dilewatkan oleh negaranya. “Saya selalu menjadi salah satu dari sedikit advokat politik untuk Bitcoin di Inggris,” tegasnya.

Farage menambahkan bahwa London, secara historis merupakan jantung keuangan dunia, harus memperkuat perannya sebagai pusat inovasi finansial global, termasuk dengan merangkul industri kripto secara penuh.

Manuver ini juga sejalan dengan strategi partai politiknya, Reform UK, yang baru-baru ini secara terbuka mulai menerima donasi dalam bentuk mata uang kripto demi menarik simpati demografi pemilih modern dan komunitas Web3.