Batas antara keuangan tradisional (TradFi) dan ekosistem Web3 kini semakin memudar! Raksasa pengiriman uang global, Western Union, mengambil langkah monumental yang sukses membuat heboh komunitas kripto. Mereka secara resmi meluncurkan stablecoin milik sendiri yang diberi nama USDPT.
Langkah berani ini bukan sekadar uji coba, melainkan sebuah lompatan besar yang siap mendisrupsi industri pembayaran lintas negara (cross-border payments).
Mengapa Memilih Jaringan Solana?
Dalam peluncuran aset yang dipatok ke dolar AS ini, Western Union tidak sembarangan memilih infrastruktur. Mereka memutuskan untuk membangun ekosistem USDPT di atas blockchain Solana.
Keputusan strategis ini didasari oleh kebutuhan perusahaan akan skalabilitas jaringan. Solana yang dikenal berkat kemampuannya memproses ribuan transaksi per detik (TPS) dengan gas fee yang rendah.
Bagi perusahaan remitansi sekelas Western Union, kecepatan dan efisiensi biaya adalah nyawa dari layanan mereka, sehingga Solana menjadi pilihan yang paling masuk akal.
Baca Juga: Strategy Jeda Pembelian Bitcoin Jelang Laporan Keuangan Selasa Ini!
Era Baru Pengiriman Uang Lintas Negara
Hadirnya USDPT membawa angin segar untuk pengguna Western Union maupun penggemar kripto. Jika sebelumnya pengiriman uang antarnegara membutuhkan waktu berhari-hari dengan biaya administrasi perbankan yang cukup besar, kini bisa diselesaikan dalam hitungan detik via smart contract.
Langkah ini menjadi sinyal bullish bagi adopsi kripto secara massal. Dengan masuknya pemain raksasa Web2 secara langsung ke ranah Web3 membuktikan bahwa teknologi blockchain kini diakui sebagai solusi nyata, bukan lagi sekadar spekulasi.
Ke depannya, patut dinantikan bagaimana respons kompetitor lain di industri finansial. Apakah mereka akan mengekor jejak Western Union untuk merilis stablecoin sendiri, atau justru tertinggal di era revolusi uang digital ini?
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.





