Bitcoin Stabil di Atas $65.000 Setelah Isu Diplomasi Iran-Oman Membaik

Pasar aset digital global kembali menunjukkan sinyal pemulihan sangat positif setelah tekanan geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai mereda. Bitcoin (BTC) kini berhasil mempertahankan landasan harga di atas level psikologis $65.000 per keping.

Penguatan ini terjadi seiring berkembangnya laporan mengenai potensi kesepakatan diplomatik antara Iran dan Oman yang dinilai mampu meredakan potensi gangguan di jalur perdagangan vital Selat Hormuz.

Tensi Geopolitik Mereda, Aset Berisiko Kembali Dilirik

Sebelumnya, meningkatnya eskalasi di Selat Hormuz yang merupakan urat nadi dari distribusi minyak mentah dunia sempat memicu kecemasan tinggi di pasar keuangan global.

Ketakutan akan lonjakan harga energi dan inflasi akan membuat investor cenderung menarik modal dari pasar saham dan kripto untuk mengamankan kedalam instrumen yang lebih aman (safe haven).

Namun, tersiarnya kabar perundingan antara Iran dan Oman membawa angin segar bagi lanskap investasi. Meredanya risiko geopolitik secara langsung mengembalikan minat risiko para pelaku pasar terhadap instrumen aset digital.

Baca Juga: Trump Media Resmi Mengakhiri Kemitraan dengan Crypto.com

Dampak Positif Pada Pergerakan Harga Bitcoin

Bertahannya harga Bitcoin di atas $65.000 ini menjadi titik penting bagi pergerakan teknikal jangka pendek.

Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum akumulasi dari para investor relatif kuat, didukung oleh meredanya ketidakpastian ekonomi makro yang selama ini menahan laju kenaikan harga.

Stabilitas harga Bitcoin memberikan ruang gerak positif bagi altcoins. Jika sentimen makro global terus kondusif dan ketegangan Selat Hormuz mereda, Bitcoin memiliki dorongan modal baru untuk menguji level resistance selanjutnya.