Metaplanet Bantah Tudingan Penjualan Bitcoin Senilai $322 Juta

Perusahaan investasi publik asal Jepang, Metaplanet, memberikan klarifikasi terkait rumor dan spekulasi pasar yang menyebutkan bahwa perusahaan telah melakukan penjualan 5.014 Bitcoin (senilai $322 juta).

Perusahaan yang kerap dijuluki “MicroStrategy nya Asia” ini menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk terus mengakumulasi serta mempertahankan aset digital terbesar di dunia tersebut.

Klarifikasi Resmi dan Penjelasan Spekulasi Pasar

Isu mengenai penjualan Bitcoin masif oleh Metaplanet ini sempat memicu desas-desus (FUD) di berbagai kalangan komunitas kripto global.

Spekulan tersebut bermula dari kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi tekanan jual skala besar dari entitas korporasi di tengah fluktuasi harga pasar.

Pimpinan perusahaan, Simon Gerovich turun tangan dan mengonfirmasi bahwasanya klaim penjualan tersebut sama sekali tidak benar, tidak ada sama sekali Bitcoin yang dijual, kepemilikan Bitcoin oleh Metaplanet tetap 43.000 BTC.

Pergerakan dompet yang terdeteksi merupakan bagian dari tata kelola internal serta optimalisasi manajemen penyimpanan, bukan aksi pelepasan aset ke pasar terbuka.

Baca Juga: Anchorpoint Meluncurkan Stablecoin Dolar Hong Kong

Komitmen Strategi Perbendaharaan Bitcoin

Metaplanet menegaskan bahwa strategi menjadikan Bitcoin sebagai aset cadangan utama (treasury reserve asset) tetap menjadi prioritas strategis perusahaan.

Inisiatif ini diterapkan untuk melindungi nilai modal perusahaan dari inflasi mata uang fiat serta pelemahan nilai tukar Yen Jepang.

Komitmen transparan ini meredam kekhawatiran pemegang saham perusahaan dan investor kripto. sekaligus mengukuhkan posisi Metaplanet sebagai salah satu pelopor adopsi Bitcoin skala korporat terbesar di kawasan Asia Pasifik.