Broker Bits of Gold Alami Kebocoran Data, 200.000 Pelanggan Terdampak

Broker kripto terbesar di Israel, Bits of Gold, secara resmi mengonfirmasi terjadinya sebuah insiden pelanggaran data (data breach) berskala besar pada sistem internal mereka. Insiden keamanan siber ini mengakibatkan tereksposnya informasi sensitif milik sekitar 200.000 pelanggan.

Rincian Data Pribadi yang Terekspos dan Skala Insiden

Pihak Bits of Gold menyatakan bahwa peretas berhasil mengakses basis data yang memuat informasi identitas dan catatan dari para pelanggan.

Data yang terdampak mencakup nama lengkap, alamat email, nomor telepon, detail dokumen identitas (KYC), alamat IP, serta riwayat transaksi di platform.

Manajemen perusahaan segera melaporkan insiden ini kepada Otoritas Perlindungan Privasi Israel (Privacy Protection Authority) dan otoritas penegak hukum terkait guna mengisolasi sistem yang terkompromi dan memulai investigasi forensik.

Baca Juga: SafePal Alami Kebocoran Data, Informasi Pesanan 39.798 Pelanggan Terekspos

Status Keamanan Dana dan Peringatan Ancaman Phishing

Bits of Gold menegaskan bahwa saldo aset kripto, dana fiat dari para nasabah, serta sistem penyimpanan kunci brankas (cold storage) tetap aman sepenuhnya dan tidak dapat diakses oleh pelaku peretasan.

Insiden ini terisolasi pada server basis data informasi pengguna dan tidak menembus sistem eksekusi perdagangan inti.

Pihak Bits of Gold mengimbau seluruh pengguna untuk meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi terhadap potensi penipuan rekayasa sosial (social engineering), pesan SMS palsu, dan serangan phishing.

Nasabah diingatkan untuk tidak pernah membagikan kode autentikasi dua faktor (2FA) atau kata sandi kepada siapa pun yang mengatasnamakan pihak Bits of Gold.