Standard Chartered: Prediksi Harga Bitcoin $100.000 di 2026 Terlalu Rendah

Standard Chartered, salah satu bank global terkemuka dengan pandangan yang konsisten mengenai pergerakan dari pasar aset digital, merevisi tesis investasinya terhadap harga Bitcoin (BTC).

Geoff Kendrick, CEO Financial Markets di Standard Chartered, menyatakan bahwa prediksi bank sebelumnya yang memproyeksi harga Bitcoin akan menyentuh level $100.000 pada akhir 2026 sekarang tampak terlalu rendah.

Faktor Pendorong Revisi Optimis Standard Chartered

Revisi sentimen Standard Chartered ini didorong oleh analisis mendalam terhadap dinamika pasar, terutama terkait adopsi institusional dan struktur pasokan.

Meskipun tidak memberikan target harga baru secara spesifik, penekanan bahwa target $100.000 dianggap konservatif, mencerminkan keyakinan yang meningkat pada potensi pertumbuhan eksponensial Bitcoin.

Kendrick menunjuk pada arus masuk modal yang kuat dan berkelanjutan ke dalam Exchange Traded Funds (ETF) Bitcoin spot di AS sebagai katalis utama.

Menurut analisanya, institusional ini tidak hanya menyerap pasokan pasar dengan cepat, tetapi juga memberikan validasi jangka panjang bagi Bitcoin sebagai kelas aset perbendaharaan korporat yang matang.

Baca Juga: Citigroup Siap Luncurkan Layanan Kustodi Bitcoin

Dinamika Pasokan-Permintaan dan Pengaruh Halving

Selain faktor ETF, Standard Chartered juga memperhitungkan efek jangka panjang dari halving Bitcoin 2024.

Pengurangan pasokan Bitcoin menciptakan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan yang sangat signifikan, terutama ketika dihadapkan dengan permintaan ETF institusional yang masif.

Kombinasi antara penurunan pasokan pasca-halving, akumulasi ETF yang konsisten, dan potensi pelonggaran kebijakan moneter AS akan menciptakan lingkungan pasar yang mendukung reli harga yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya.

Pandangan bank global ini memperkuat tesis bahwa Bitcoin tengah berada di tengah siklus bull run multi-tahun yang didorong oleh faktor fundamental yang kuat.