Upgrade Masif! Solana Resmi Tingkatkan Kapasitas Transaksi 3 Kali Lipat

Jaringan Solana kembali mempertegas posisinya sebagai raja skalabilitas di industri kripto. Setelah sempat menghadapi tantangan kemacetan jaringan pada awal tahun akibat ledakan volume perdagangan memecoin, pengembang Solana kini mengambil langkah agresif untuk merombak infrastruktur mereka.

Kabar terbaru, kapasitas pemrosesan transaksi di jaringan Solana melonjak drastis, membuka ruang bagi pengguna untuk melakukan transaksi yang lebih kompleks.

Solusi Konkret untuk Kemacetan Jaringan

Keunggulan utama Solana terletak pada kecepatann yang tak tertandingi dan biaya transaksi yang sangat murah. Namun, ketika aktivitas jaringan mencapai puncaknya, beberapa transaksi kerap mengalami kegagalan.

Mengatasi problem tersebut, Solana resmi mengaktifkan Transaction V1 di mainnet, sehingga meningkatkan kapasitas transaksi lebih dari 3 kali lipat (1.232 byte menjadi 4.096 byte).

Peningkatan kapasitas ini berarti throughput jaringan atau jumlah transaksi riil yang dapat diselesaikan per detik (TPS) kini jauh lebih tangguh.

Pengguna DeFi, trader NFT, hingga pemburu memecoin sekarang bisa mengeksekusi smart contract tanpa khawatir transaksi mereka pending atau mengalami kegagalan di tengah jalan, bahkan saat lalu lintas jaringan sedang sangat padat.

Baca Juga: Solana Sukses Memangkas Waktu Proses Blok

Bersiap Menghadapi Arus Masuk Adopsi Massal

Lompatan kapasitas ini bukan sekadar perbaikan sementara, melainkan bagian dari persiapan matang menuju fase adopsi massal berikutnya.

Stabilitas infrastruktur adalah kunci utama untuk menarik minat modal institusional dan korporasi raksasa global.

Dengan kapasitas baru, Solana semakin siap mengakomodasi proyek-proyek heavy-duty seperti jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), pembayaran global, hingga game Web3 dengan frekuensi transaksi tinggi.