Bursa kripto paling ikonik di industri aset digital, BitMEX, sang raksasa pelopor bursa derivatif yang dulu pernah merajai pasar global, resmi mengumumkan penghentian seluruh layanan perdagangan (trading) di platformnya, menandai berakhirnya masa operasional bursa selama 11 tahun di industri.
Bagi trader veteran, BitMEX tentu memiliki tempat tersendiri. Namun, seiring dengan dinamika pasar yang kian ganas dan peta persaingan yang berubah total, bursa ini akhirnya harus menutup lembaran aktivitas perdagangannya.
Sang Pelopor 100x Leverage Mengibarkan Bendera Putih
Pengumuman penutupan ini menandai akhir dari sebuah era penting dalam struktur pasar kripto, Manajemen bursa mengambil keputusan untuk menghentikan aktivitas jual beli aset digital bagi seluruh penggunanya.
Keputusan ini secara efektif memutus akses para pengguna untuk membuka posisi baru atau melakukan aktivitas trading apa pun di platform.
BitMEX akan dikenang sebagai bursa yang mempopulerkan perpetual swap dengan leverage hingga 100x, sebuah inovasi yang kini menjadi standar wajib di bursa-bursa raksasa seperti Binance maupun Bybit.
Namun, tekanan regulasi global yang kian mencekik selama beberapa tahun terakhir tampaknya menjadi beban yang terlalu berat untuk dipertahankan.
Baca Juga: Grayscale Ajukan Stock Split 3-Banding-1 untuk ETF Zcash
Trading Disetop, Penarikan Dana Dipastikan Aman
Tentu saja, pertanyaan terbesarnya adalah: Bagaimana nasib dana para pengguna yang masih tersimpan di dalam bursa?
Beruntungnya, ini bukan kisah kebangkrutan tragis layaknya FTX, BitMEX melakukan proses penghentian layanan secara tertata dan bertanggung jawab, menjamin 100% keamanan aset dan likuiditas penggunanya.
Fasilitas penarikan (withdrawal) dipastikan beroperasi secara normal, Para pengguna dapat login ke akun mereka melalui situs web resmi BitMEX dan diimbau untuk segera menarik seluruh aset kripto secepat mungkin.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.





