Awan hitam tengah menyelimuti salah satu platform pasar prediksi paling populer di ekosistem Web3, Polymarket. Setelah sukses besar menarik volume transaksi hingga miliaran dolar lewat berbagai taruhan politik dan peristiwa, Platform kini diharuskan berhadapan dengan proses litigasi di yurisdiksi Amerika Serikat.
Polymarket dikabarkan tengah menghadapi gugatan hukum dari Jaksa Agung New York, Letitia James dengan tuduhan beroperasi sebagai entitas perjudian ilegal.
Garis Tipis Antara Pasar Prediksi dan Perjudian
Di dunia kripto, Polymarket dikenal sebagai platform terdesentralisasi, mungkinkan pengguna bertaruh menggunakan aset kripto pada hasil berbagai peristiwa dunia nyata, dari pemilu, keputusan The Fed, hingga hasil pertandingan olahraga.
Namun, di mata hukum tradisional, aktivitas ini kerap dianggap melanggar regulasi perjudian yang sangat ketat.
Letitia James menilai bahwa platform pada dasarnya memfasilitasi taruhan kepada warga negara bagian tanpa memiliki lisensi pialang atau izin perjudian yang sah.
Di New York, undang-undang mengenai aktivitas taruhan dan perjudian online diatur dengan sangat ketat serta memerlukan pengawasan penuh dari komisi terkait untuk melindungi konsumen dari risiko finansial.
Baca Juga: Pengadilan Washington Perintahkan Kalshi Hentikan Kontrak Pasar Prediksi
Tekanan Regulasi yang Makin Menguat
Kasus ini kembali menyoroti tantangan regulasi yang harus dihadapi proyek berbasis blockchain ketika mencoba berekspansi atau beroperasi di Amerika Serikat.
Tindakan hukum ini berpotensi memicu efek domino bagi masa depan platform pasar prediksi lainnya di AS.
Namun, bagi Polymarket, ini bukanlah kali pertama berbenturan dengan regulator AS. Sebelumnya, platform berurusan dengan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi AS (CFTC) yang berujung pada denda dan pembatasan layanan.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.





