Menyusul beberapa negara tetangga yang telah lebih dulu menetapkan aturan ketat, Yunani siap meresmikan kerangka hukum baru untuk menarik pajak atas keuntungan investasi aset kripto. Tarif yang diajukan tergolong ramah jika di bandingkan dengan standar kawasan Eropa pada umumnya.
Kementerian Ekonomi Nasional dan Keuangan Yunani menerbitkan RUU keuntungan modal (capital gains tax) sebesar 10%. Angka ini lebih kompetitif dari banyak negara Uni Eropa lainnya, seperti Prancis yang mematok 30% dan Austria 27,5%.
Pengecualian Pajak untuk Investor Ritel
Selain menetapkan tarif yang kompetitif, RUU ini memberi kelonggaran yang sangat bersahabat bagi para trader dan investor ritel kelas menengah. Keuntungan tahunan dari transaksi kripto hingga batas €500 (sekitar $600) akan sepenuhnya dibebaskan dari pajak.
Keputusan ini dinilai sangat taktis oleh Kementerian Ekonomi Nasional dan Keuangan Yunani. Tujuannya adalah untuk menutup kekosongan hukum perpajakan aset digital domestik tanpa mematikan inovasi dan partisipasi masyarakat sipil untuk investasi di kelas aset masa depan.
Baca Juga: Payward Melakukan Kemitraan Strategis dengan SGB
Integrasi dengan Standar Pelaporan Global
Periode konsultasi publik terkait RUU ini dijadwalkan berlangsung hingga 22 Oktober 2026, dengan target pemungutan suara di parlemen pada awal bulan November.
Kerangka regulasi terbaru ini akan menyelaraskan lanskap keuangan Yunani dengan standar kepatuhan pajak lintas batas Eropa, dan mempermudah adopsi Crypto-Asset Reporting Framework (CARF) besutan OECD.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.





