Berita

Babak Baru Regulasi: Pajak Kripto Korea Selatan Resmi Berlaku Mulai Tahun 2027

Setelah melewati serangkaian perdebatan panjang dan penundaan yang berulang, Korea Selatan akhirnya menetapkan tenggat waktu baru terkait aturan pajak aset digital. Regulasi pajak atas keuntungan transaksi kripto yang sempat mengambang dijadwalkan akan mulai diterapkan secara penuh pada tahun 2027.

Keputusan ini menjadi angin segar bagi para investor ritel sekaligus memberikan kepastian arah kebijakan fiskal di salah satu pasar kripto paling aktif di dunia.

Skema Pajak Kripto dan Ambang Batas Keuntungan

Berdasarkan rancangan awal, pemerintah Korea Selatan berencana mengenakan pajak sebesar 20% (atau 22% jika diakumulasikan dengan pajak daerah) atas keuntungan dari hasil trading kripto.

Namun, pajak ini tidak dipukul rata kepada seluruh investor.

Tarif pajak kripto ini hanya berlaku bagi wajib pajak yang membukukan keuntungan melebihi 2,5 juta won (sekitar $1.800) dalam satu tahun, Keuntungan di bawah ambang batas tersebut akan tetap bebas dari pungutan pajak.

Baca Juga: Hyundai Jadi Raksasa Korea Selatan Pertama yang Merilis Sistem Transfer Stablecoin Internal

Mengapa Terus Mengalami Penundaan?

Aturan pajak kripto ini sebenarnya direncanakan meluncur pada tahun 2022, namun terus mengalami penundaan ke 2023, lalu 2025, hingga akhirnya diketok untuk 2027.

Alasan utama adalah kekhawatiran terkait kesiapan infrastruktur perpajakan dalam melacak transaksi on-chain secara akurat, serta belum matangnya regulasi perlindungan investor.

Masa transisi menuju 2027 ini akan dimanfaatkan oleh pihak berwenang untuk merapikan sistem pelaporan bursa kripto domestik serta memperkuat Virtual Asset User Protection Act agar tidak memicu pelarian modal ke bursa luar negeri.

Dengan adanya jeda waktu tambahan, para investor dan perusahaan kripto di Korea Selatan memiliki ruang yang cukup untuk mempersiapkan strategi investasi serta menyesuaikan diri dengan sistem kepatuhan yang baru.

Recent Posts

Token HYPE Mencetak ATH Baru, Didorong Inovasi Borrowing & Lending di Hyperliquid

Sektor decentralized exchange (DEX) membuktikan dominasinya di pasar kripto. Kali ini, sorotan utama tertuju pada…

12 hours ago

Kalshi Susul Coinbase Ajukan Izin Perpetual Futures Saham Tunggal di AS

Tren hibrida antara pasar saham tradisional dan mekanisme trading Web3 di Amerika Serikat semakin memanas!…

15 hours ago

Coinbase Siap Hadirkan Perpetual Futures Saham Tunggal di Pasar AS

Inovasi di dunia trading derivatif Amerika Serikat sepertinya akan segera memasuki era baru yang radikal.…

1 day ago

CFTC Mengajukan Proposal Regulasi Pasar Kripto ke Gedung Putih

Drama regulasi pasar kripto di Amerika Serikat memasuki babak baru yang semakin menegangkan. Setelah Rancangan…

2 days ago

Ekspansi Pembayaran! SBI Group Dukung Pendanaan $25 Juta untuk dtcpay

Lanskap pembayaran berbasis aset digital (kripto) di kawasan Asia Tenggara semakin memanas. Kali ini, angin…

3 days ago

Payward Siap Hadirkan Perpetual Futures On-Chain untuk Klien AS via Hyperliquid

Pasar derivatif kripto di Amerika Serikat bersiap menyambut revolusi besar. Payward, perusahaan induk bursa kripto…

4 days ago

This website uses cookies.