Jagat kripto kembali dihebohkan oleh antisipasi besar-besaran. Kali ini bukan karena pergerakan harga Bitcoin, melainkan teka-teki mengenai siapa target investigasi selanjutnya dari detektif on-chain legendaris, ZachXBT. Saking antusiasnya komunitas kripto, nilai taruhan di platform prediksi Polymarket bahkan telah menembus angka fantastis.
Para bettor (petaruh) di Polymarket menggelontorkan dana lebih dari $4 juta (sekitar Rp67 miliar) untuk menebak perusahaan atau proyek kripto mana yang akan menjadi “korban” ekspos terbaru ZachXBT.
Skandal Insider Trading Terbesar di Depan Mata?
Antusiasme pasar ini bermula ketika ZachXBT, penyelidik blockchain anonim yang kerap membongkar kasus peretasan dan penipuan di dunia kripto, memberikan teaser di media sosialnya.
Ia membocorkan bahwa dirinya sedang merampungkan sebuah laporan investigasi besar terkait skandal insider trading (perdagangan orang dalam) yang rencananya akan dirilis pada 26 Februari.
Mengingat rekam jejak ZachXBT yang selalu sukses membongkar kejahatan kerah putih di ekosistem Web3 dengan bukti on-chain yang tak terbantahkan, pengumuman ini sukses membuat banyak pihak ketar-ketir.
Tidak butuh waktu lama bagi pasar spekulatif untuk bereaksi, volume taruhan terkait topik ini langsung meledak di Polymarket, mencerminkan peningkatan partisipasi dan intensitas spekulasi dalam waktu singkat.
Baca Juga: Vitalik Buterin Dorong Integrasi AI untuk Meningkatkan Efisiensi Tata Kelola DAO
Solana App “Meteora” Pimpin Peluang Terbesar
Lalu, siapa kandidat terkuat yang diprediksi akan diekspos oleh ZachXBT?
Berdasarkan data terkini dari pool taruhan di Polymarket, Meteora, sebuah aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang beroperasi di jaringan Solana, memimpin odds dengan peluang sebesar 47%.
Banyak petaruh meyakini bahwa Meteora akan menjadi fokus utama dari laporan insider trading tersebut, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak ZachXBT maupun Meteora.

Source: polymarket
Selain Meteora, beberapa nama proyek dan bursa kripto juga masuk ke dalam daftar taruhan, menandakan bahwa komunitas sedang meraba-raba ke mana arah telunjuk sang detektif on-chain akan mengarah.
Mengenai tren taruhan Polymarket ini, disebutkan bahwa fenomena ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh seorang detektif independen terhadap sentimen dan pergerakan dana di pasar kripto.
Dampak dan Antisipasi Pasar
Fenomena taruhan di Polymarket ini kembali menyoroti keunikan ekosistem kripto, di mana sebuah rumor investigasi bisa diubah menjadi instrumen finansial yang bernilai jutaan dolar.
Bagi proyek yang nantinya benar-benar terbukti bersalah dalam laporan ZachXBT, dampaknya bisa sangat fatal, mulai dari anjloknya harga token hingga sanksi hukum dari regulator.
Saat ini, publik menantikan kebenaran dari laporan “bom” yang akan dijatuhkan oleh ZachXBT. Apakah Meteora benar-benar pelakunya, ataukah ada “ikan besar” lain yang sedang diintai? Kita tunggu saja kelanjutannya!
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.





