Buntut dari serangkaian insiden peretasan, bursa Binance dan platform pasar prediksi Polymarket kini resmi mengajukan proposal untuk melakukan hard fork pada jaringan Polygon. Langkah ini bertujuan untuk menyelamatkan sekitar 70,49 juta token Polygon (POL), senilai mencapai $6,8 juta yang sebelumnya dicuri oleh peretas.
Menurut proposal tata kelola yang telah diajukan pada hari Rabu, skenario pemulihan ini dirancang untuk menarik kembali dana dari dua insiden terpisah.
Sebanyak sekitar 46,63 juta token POL dilaporkan tertahan di satu alamat wallet yang terafiliasi dengan peretasan Binance, Sedangkan 23,86 juta POL sisanya tertahan dan tersebar di empat alamat yang terkait dengan peretasan Polymarket.
Baca Juga: Trezor Perpanjang Passphrase Menjadi 128 Karakter
Mekanisme Hard Fork dan Pembekuan Aset
Apabila proposal ini disetujui, jaringan akan mengeksekusi hard fork guna menghapus secara otomatis token curian dari lima alamat yang dikendalikan peretas. Selanjutnya aset tersebut akan dialihkan langsung ke alamat dompet pemulihan terverifikasi yang telah ditunjuk oleh Binance dan Polymarket.
Proses migrasi ini akan dieksekusi pada target blok yang ditentukan tanpa mengubah total pasokan (maksimal suplai) dari token POL itu sendiri.
Langkah preventif sebenarnya sudah dieksekusi, para produsen blok jaringan Polygon membekukan transaksi dari lima alamat untuk mencegah peretas memindahkan atau mencairkan dana.
Namun, proposal tersebut menegaskan bahwa pemblokiran on-chain hanyalah solusi sementara, mengingat pembekuan tidak bisa secara otomatis mengembalikan dana kepada pemilik yang sah tanpa adanya eksekusi hard fork.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.


