Langkah besar diambil oleh bursa kripto terbesar di dunia, Binance, untuk mengawali tahun 2026 dengan memperkuat kepercayaan penggunanya. Binance secara resmi mengumumkan telah mengonversi seluruh isi Binance SAFU mereka menjadi 15.000 Bitcoin (BTC).
Keputusan strategis ini mengukuhkan komitmen Binance dalam memberikan perlindungan maksimal bagi pengunanya melalui aset digital yang paling likuid dan teruji di pasar.
Transparansi On-Chain Menjadi Prioritas
Binance SAFU pertama kali didirikan pada tahun 2018 sebagai “asuransi” internal untuk melindungi dana pengguna jika terjadi situasi darurat atau peretasan.
Sebelumnya, dana disimpan dalam aset digital termasuk BNB dan stablecoin. Namun, untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, Binance kini memusatkan seluruh nilainya pada Bitcoin.
Konversi dana senilai kurang lebih $1 miliar ini dilakukan agar penggunanya dapat memantau dana cadangan tersebut secara langsung melalui blockchain.
Dengan menggunakan alamat dompet Bitcoin yang publik, Binance memastikan bahwa klaim keamanan mereka dapat diverifikasi secara real-time oleh siapa pun.
Baca Juga: Sui Group dan Ethena Labs Luncurkan suiUSDe, Sasar Pasar Institusi Via Bluefin
Mengapa Bitcoin?
Keputusan memilih Bitcoin sebagai satu-satunya aset dalam Binance SAFU didasarkan pada kredibilitas Bitcoin sebagai instrumen penyimpan nilai (store of value) terbaik.
Dibandingkan dengan stablecoin yang bergantung pada stabilitas pihak ketiga, Bitcoin menawarkan kemandirian aset yang selaras dengan filosofi kripto.
Binance menyatakan bahwa langkah ini akan membantu menjaga nilai dana perlindungan agar tetap relevan dengan pertumbuhan pasar kripto secara keseluruhan.
Pihak bursa menegaskan akan terus memantau fluktuasi harga Bitcoin untuk memastikan bahwa nilai dana SAFU tetap berada di angka psikologis untuk melindungi nasabah jika terjadi guncangan.
Keamanan Nasabah di Era Baru
Dengan beralihnya Binance SAFU menjadi Bitcoin, Binance memberikan standar baru bagi bursa kripto lainnya dalam hal pengelolaan dana asuransi.
Langkah ini tidak hanya tentang keamanan, tetapi juga tentang pembuktian bahwa Binance memiliki likuiditas yang sehat untuk menghadapi berbagai skenario terburuk di masa depan.
Bagi para pengguna, ini adalah sinyal positif bahwa aset mereka di platform Binance dilindungi oleh “Rajanya Kripto”, menjamin ketenangan pikiran saat melakukan aktivitas perdagangan.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.





