Pasar aset digital kembali terguncang oleh eskalasi ketegangan geopolitik global. Kali ini, pergerakan harga Bitcoin harus rela terkoreksi cukup dalam menyusul memanasnya hubungan antara Amerika Serikat dan Iran.
Aksi jual dadakan melanda pasar kripto, membuat para investor kembali memutar otak untuk mengamankan portofolio mereka di tengah ketidakpastian.
Ultimatum 48 Jam yang Mengguncang Pasar
Kepanikan di pasar terjadi setelah Donald Trump mengeluarkan pernyataan kepada Iran. Trump memberikan ultimatum waktu 48 jam untuk membuka sepenuhnya Selat Hormuz tanpa ancaman apapun atau akan menghancurkan infrastruktur pembangkit listrik mereka.
Pernyataan bernada ancaman militer dan sanksi tegas ini langsung memicu sentimen risk-off di pasar finansial global.
Para investor yang khawatir akan potensi pecahnya konflik bersenjata berskala besar langsung bereaksi dengan memindahkan dana mereka dari aset berisiko tinggi (risk-on asset) ke instrumen yang lebih aman.
Akibatnya, harga Bitcoin yang sebelumnya berada di tren stabil, langsung terseret turun menyentuh level psikologis $68.000 dalam waktu yang relatif singkat.
Baca Juga: Bitmine Kembali Meningkatkan Jumlah Staking Ethereum, Pegang Kendali Miliaran Dolar
Dampak Geopolitik Terhadap Aset Kripto
Koreksi harga yang terjadi saat ini membuktikan bahwa pasar kripto masih sangat sensitif terhadap isu makroekonomi dan geopolitik. Ketidakstabilan di Timur Tengah selalu berhasil menciptakan volatilitas ekstrem.
Dalam situasi krisis seperti ini, pasar cenderung dibayangi oleh ketakutan (FUD – Fear, Uncertainty, and Doubt). Keputusan Trump yang memberikan batas waktu, membuat para trader bersikap defensif.
Likuiditas ditarik keluar dari pasar spot maupun derivatif untuk mengantisipasi gejolak harga yang lebih parah jika ultimatum tersebut benar-benar direalisasikan menjadi aksi militer.
Apa Langkah Selanjutnya untuk Investor?
Melihat pergerakan harga yang sangat reaktif ini, para pelaku pasar disarankan untuk tidak mengambil keputusan secara emosional.
Jendela waktu 48 jam ini akan menjadi fase yang sangat krusial untuk pergerakan harga Bitcoin dan altcoin lainnya.
Jika ketegangan berhasil diredakan melalui jalur diplomasi, bukan tidak mungkin harga $BTC akan rebound. Namun, jika eskalasi berlanjut, investor harus bersiap menghadapi potensi koreksi yang lebih dalam.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.





