Salah satu pemain institusional besar di kripto, Bitmine, dikabarkan akan memperlambat laju pembelian Ethereum (ETH) mereka. Keputusan ini diambil bukan karena hilangnya minat, melainkan karena perusahaan kini sudah semakin dekat dengan target akumulasi yang telah ditetapkan, yakni 5% dari total supply Ethereum.
Manuver dari entitas ini menjadi sorotan bagi para investor, mengingat peran mereka sebagai salah satu whale yang pergerakannya selalu mempengaruhi dinamika pasar aset digital.
Selama beberapa waktu terakhir, Bitmine memang sangat agresif dalam menyerap pasokan Ether di pasar global. Namun, setiap strategi manajemen kekayaan institusi pasti memiliki batas alokasi portofolio.
Perlambatan ini murni merupakan penyesuaian taktis karena kantong penyimpanan target mereka nyaris penuh.
Dengan mendekatnya total aset ETH Bitmine ke titik puncak yang direncanakan, sangat wajar jika tim manajemen mulai mengurangi volume pembelian.
Langkah ini diperlukan perusahaan agar tidak mengalami over-exposure terhadap satu jenis aset tunggal dan tetap mampu menjaga manajemen risiko portofolio perusahaan secara profesional.
Baca Juga: Langkah Raksasa! Kraken Siap Akuisisi Platform Pembayaran Stablecoin ‘Reap’ Senilai $600 Juta
Tom Lee, memberikan pandangannya terkait langkah taktis ini. Lee menegaskan bahwa investor tidak perlu mengartikan perlambatan ini sebagai sinyal dumping. Menurutnya, ini adalah fase transisi dari mode akumulasi agresif ke mode holding.
Manuver ini menunjukkan tingkat kematangan yang tinggi dari institusi dalam mengelola kas digital. Bagi pasar kripto, berkurangnya tekanan beli (buying pressure) dari Bitmine mungkin akan membuat pergerakan harga ETH sedikit terkonsolidasi.
Meski begitu, fakta bahwa sebuah perusahaan besar berkomitmen untuk menahan pasokan ETH dalam jumlah fantastis adalah fondasi fundamental yang sangat bullish untuk masa depan ekosistem Ethereum.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Bank Sentral Brasil memperketat aturan main bagi industri aset digital di negaranya. Melalui regulasi terbaru,…
Cerita orang yang tiba-tiba kaya dari memecoin memang sering viral dan bikin banyak orang tergiur…
Salah satu keunikan pasar kripto dibanding saham atau forex adalah sifatnya yang buka 24 jam…
Russia’s Federal Security Service (FSB) melancarkan operasi penindakan skala besar dengan menutup paksa sejumlah bursa…
Bursa kripto Bybit mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia terhadap Democratic…
Pertanyaan crypto itu judi atau bukan hampir selalu muncul setiap kali seseorang baru mengenal dunia…
This website uses cookies.