Categories: Berita

CEO Ripple Kritik Strategi Agresif Michael Saylor yang Dianggap “Merugikan” Kripto

Dinamika perdebatan mengenai strategi investasi aset digital di tingkat korporasi kembali memanas. Brad Garlinghouse, CEO dari perusahaan infrastruktur blockchain raksasa Ripple, menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki pandangan yang sangat optimistis terhadap masa depan jangka panjang dari Bitcoin.

Namun, di saat yang sama, Garlinghouse melayangkan kritikan yang jatam terhadap strategi akumulasi radikal yang dijalankan oleh Michael Saylor melalui perusahaan Strategy.

Garlinghouse mengungkapkan kekhawatiran terkait sentimen pasar yang terdistorsi akibat satu entitas korporasi publik yang memegang terlalu banyak pasokan Bitcoin menggunakan utang piutang berskala besar.

Konsentrasi Risiko Sistemik Akibat Pembelian Lewat Leverage

Kritik yang dilayangkan oleh bos Ripple ini berpusat pada risiko sistemik yang bisa menimpa industri kripto secara keseluruhan apabila strategi yang dilakukan Saylor melalui perusahaan Strategy mengalami kegagalan.

Seperti diketahui, Strategy secara konsisten menerbitkan surat utang konvertibel (convertible notes) senilai miliaran dolar hanya untuk terus menambah portofolio Bitcoin mereka.

Garlinghouse menilai bahwa model investasi berbasis leverage tinggi membuat pasar kripto menjadi sangat rentan terhadap skenario likuidasi massal jika terjadi penurunan harga yang drastis secara tiba-tiba.

Menurutnya, alih-alih memperkuat adopsi, dominasi tunggal dari Strategy justru menciptakan persepsi risiko yang tidak sehat di mata regulator dan investor institusi konvensional.

Baca Juga: Kraken Mengincar 15% Saham Protokol DeFi Aave, Dengan Valuasi Sebesar $385 Juta!

Bitcoin Tetap Menjadi Pilar Utama Masa Depan Aset Digital

Meski berseberangan dengan pendekatan yang diambil oleh Saylor, Bos Ripple, Garlinghouse menggarisbawahi bahwa argumenya sama sekali tidak mengurangi keyakinannya terhadap utilitas fundamental Bitcoin sebagai emas digital dan alat lindung nilai.

Ripple sendiri terus mendorong integrasi aset digital yang patuh regulasi demi membangun ekosistem yang lebih terdesentralisasi dan seimbang.

Garlinghouse berharap diversifikasi kepemilikan aset oleh lebih banyak perusahaan publik konvensional tanpa ketergantungan utang yang berlebihan akan menjadi kunci utama bagi tercapainya stabilitas pasar yang matang di masa depan.

Recent Posts

Data Pasar dari Hyperliquid Resmi Masuk Bloomberg Terminal

Kabar menggembirakan datang dari bursa perpetual kripto terkemuka, Hyperliquid. Data untuk perpetual contract di Hyperliquid…

1 day ago

Payward Melakukan Kemitraan Strategis dengan Singapore Gulf Bank

Payward, perusahaan infrastruktur keuangan di balik bursa kripto terkemuka Kraken, secara resmi mengumumkan kemitraan strategis…

2 days ago

OKX Bersama Induk NYSE Akan Luncurkan Platform Tokenisasi Saham AS

Dalam sebuah langkah yang berpotensi mengubah lanskap pasar modal dunia, bursa kripto OKX tengah memproses…

2 days ago

Saham Masuk Blockchain! Korea Selatan Siap Tokenisasi Saham di 2027

Gelombang adopsi blockchain tingkat negara kini memasuki babak baru yang sangat masif, dan kali ini…

3 days ago

Tether Bersiap Integrasikan Kembali USDT ke Jaringan Bitcoin Bulan Ini

Setelah lama bermigrasi dan mendominasi berbagai blockchain, stablecoin terbesar di dunia akhirnya memutuskan untuk integrasi…

4 days ago

Citigroup Tergetkan Harga Bitcoin Tembus $113.000 dalam 12 Bulan ke Depan

Sentimen bullish di pasar aset digital kembali bergemuruh setelah raksasa perbankan Wall Street, Citigroup, resmi…

5 days ago

This website uses cookies.