Inovasi di dunia trading derivatif Amerika Serikat sepertinya akan segera memasuki era baru yang radikal. Coinbase, bursa aset kripto raksasa asal AS, baru mengambil langkah berani yang berpotensi menghapus batas antara keuangan tradisional dan ekosistem Web3.
Bukan sekadar menawarkan turunan Bitcoin atau Ethereum, Coinbase kini membidik pasar ekuitas dengan mengajukan permohonan regulasi kepada Commodity Futures Trading Commission (CFTC) untuk menghadirkan single-stock perpetual futures di AS.
Selama ini, perpetual futures adalah instrumen derivatif yang sangat melekat dengan kultur pasar kripto. Tidak adanya tanggal kedaluwarsa (expiration date) membuatnya lebih fleksibel dibandingkan kontrak options atau futures saham tradisional.
Manuver Coinbase ini dirancang untuk memungkinkan para trader berspekulasi pada pergerakan harga saham-saham perusahaan raksasa seperti Apple, Tesla, dan Nvidia menggunakan mekanisme trading khas aset digital.
Memungkinkan para trader di AS mendapatkan eksposur untuk mengambil posisi long atau short dengan leverage ke saham individu selama 24/5 secara instan dalam satu platform terintegrasi.
Baca Juga: SBI Group Dukung Pendanaan $25 Juta untuk dtcpay
Namun, menghadirkan produk hibrida semacam ini di pasar Amerika Serikat bukanlah perkara mudah. Coinbase harus melewati pengawasan multilapis dari otoritas regulasi untuk membuktikan infrastruktur pasar mereka mampu menangani derivatif sekuritas tradisional.
Jika pengajuan ini disetujui, dampaknya akan sangat signifikan. Coinbase berpotensi menyedot aliran likuiditas yang luar biasa besar dari para trader institusional dan ritel yang mendambakan kemudahan akses cross-margin antara kripto dan saham.
Langkah agresif Coinbase ini mengirimkan sinyal bahwa bursa kripto kini tidak hanya menjadi bagian dari sistem keuangan global, melainkan mulai merevolusi mekanisme operasional pasar ekuitas tradisional.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Drama regulasi pasar kripto di Amerika Serikat memasuki babak baru yang semakin menegangkan. Setelah Rancangan…
Lanskap pembayaran berbasis aset digital (kripto) di kawasan Asia Tenggara semakin memanas. Kali ini, angin…
Pasar derivatif kripto di Amerika Serikat bersiap menyambut revolusi besar. Payward, perusahaan induk bursa kripto…
Salah satu hambatan terbesar bagi pengguna baru maupun institusi saat terjun ke dunia DeFi dan…
Ekosistem jaringan Layer-2 (L2) Ethereum terus membuktikan tajinya sebagai masa depan skalabilitas blockchain. Di tengah…
Lanskap industri kripto di Asia kembali terguncang. Bursa kripto veteran yang telah menemani para trader…
This website uses cookies.