Platform analitik keuangan terdesentralisasi terkemuka, DeFiLlama, mengumumkan penundaan peluncuran aplikasi seluler resminya seraya memperingatkan komunitas kripto terkait maraknya peredaran aplikasi palsu yang mencatut nama DeFiLlama di Apple App Store.
Pihak DeFiLlama menemukan sejumlah aplikasi tiruan (cloning) berbahaya yang lolos peninjauan dan beredar di toko aplikasi iOS.
Aplikasi tersebut dirancang menyerupai antarmuka asli DeFiLlama untuk mengelabui pengguna agar menghubungkan dompet kriptonya yang berujung pada pengurasan seluruh aset digital mereka (drainer).
Oleh karena itu, pengembang memutuskan untuk menunda perilisan sampai verifikasi identitas pengembang dan pembersihan aplikasi tiruan di Apple tuntas. Komitmen ini demi mencegah agar pengguna tidak mengunduh aplikasi tiruan berbahaya.
Baca Juga: Irlandia Perketat Pengawasan Terhadap Transaksi Aset Kripto
Insiden ini kembali menyoroti kelemahan sistem kurasi keamanan pada toko aplikasi arus utama yang kerap disusupi perangkat lunak berbahaya.
Para pengembang aset digital kerap kali mengeluh karena lamanya proses verifikasi aplikasi resmi, sementara aplikasi tiruan yang memanfaatkan celah pencarian merek dapat dengan mudah memikat korban.
Tim DeFiLlama mengimbau seluruh komunitas untuk selalu mengakses tautan resmi hanya melalui situs web utama dan saluran media sosial terverifikasi.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Sentimen bullish di pasar aset digital kembali bergemuruh setelah raksasa perbankan Wall Street, Citigroup, resmi…
Dalam perkembangan terbaru dari kasus peretasan bursa kripto Bitget, Hacker yang melakukan peretasan, sebagaimana laporan…
Raksasa perbankan global, Standard Chartered, kembali mengguncang pasar dengan proyeksi bullish mereka. Kali ini, sorotan…
Bursa kripto terbesar di Amerika Serikat, Coinbase, kembali mencetak kemenangan regulasi setelah berhasil mengantongi persetujuan…
Aplikasi perpesanan instan Telegram membuat gebrakan besar di ekosistem Web3. Langkah ambisius untuk mempermudah akses…
Dalam langkah inovatif yang menyoroti tren Tokenisasi Aset Dunia Nyata (Real World Assets/RWA), bursa kripto…
This website uses cookies.