Pasar kripto kembali menghadapi tekanan berat di pertengahan Februari 2026. Gelombang aksi jual dari investor institusional mulai terlihat jelas setelah ETF Bitcoin mencatatkan arus keluar (outflow) masif sebesar $410 Juta dalam sehari.
Sentimen bearish ini memicu reaksi cepat dari raksasa perbankan Standard Chartered, memutuskan merevisi target harga Bitcoin mereka untuk akhir tahun ini. Apakah ini tanda bahwa musim dingin kripto mini sedang terjadi?
Data terbaru menunjukkan bahwa kepercayaan investor institusional sedang diuji. Arus keluar sebesar $410 Juta ini menandai salah satu hari terburuk bagi produk investasi aset digital sejak awal tahun.
Analis menyoroti banyak pemegang Bitcoin yang masuk di harga tinggi dan kini berada dalam posisi merugi. Tekanan jual ini disinyalir terjadi karena aksi cut loss dari investor yang khawatir harga akan terperosok lebih dalam.
Penurunan ini juga diperparah oleh kondisi makroekonomi yang kurang mendukung, membuat aset berisiko seperti Bitcoin kehilangan daya tariknya untuk sementara waktu di mata investor tradisional.
Baca Juga: Ketua CFTC Michael Selig Bentuk Tim Khusus: 35 Tokoh Raksasa Masuk Panel Inovasi Elite
Merespons dinamika pasar yang memburuk, Standard Chartered melalui kepala riset aset digitalnya, Geoff Kendrick, mengeluarkan nota baru. Bank multinasional tersebut memangkas target harga Bitcoin untuk akhir tahun 2026 dari sebelumnya $150.000 menjadi $100.000.
Kendrick memperingatkan bahwa “rasa sakit” di pasar mungkin belum berakhir. Ia memprediksi harga Bitcoin berpotensi jatuh hingga menyentuh level psikologis $50.000 sebelum bisa bangkit kembali.
Kendrick menjelaskan bahwa penurunan target ini disebabkan oleh dua faktor utama: melemahnya arus masuk dana ETF dan perubahan perilaku investor yang cenderung menghindari risiko (risk-off).
Meskipun jangka pendek terlihat suram, Standard Chartered menekankan bahwa struktur pasar saat ini jauh lebih sehat dibandingkan kehancuran pasar tahun 2022 (era Terra/FTX).
Penurunan saat ini dianggap sebagai koreksi siklus wajar, bukan kegagalan sistemik. Namun ini bisa menjadi pedang bermata dua, risiko kerugian jangka pendek atau peluang emas untuk akumulasi sebelum reli pemulihan menuju target $100.000.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Bank Sentral Brasil memperketat aturan main bagi industri aset digital di negaranya. Melalui regulasi terbaru,…
Cerita orang yang tiba-tiba kaya dari memecoin memang sering viral dan bikin banyak orang tergiur…
Salah satu keunikan pasar kripto dibanding saham atau forex adalah sifatnya yang buka 24 jam…
Russia’s Federal Security Service (FSB) melancarkan operasi penindakan skala besar dengan menutup paksa sejumlah bursa…
Bursa kripto Bybit mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia terhadap Democratic…
Pertanyaan crypto itu judi atau bukan hampir selalu muncul setiap kali seseorang baru mengenal dunia…
This website uses cookies.