Kabar terbaru datang dari raksasa manajer aset terkemuka, Grayscale, dilaporkan tengah bersiap merestrukturisasi salah satu dari produknya, yaitu Grayscale Zcash ETF (ZCSH). Tujuannya membuat harga per lembar saham menjadi lebih terjangkau bagi kalangan investor ritel.
Manuver taktis ini diambil sebagai respons langsung atas lonjakan yang luar biasa dari harga aset dasarnya, yakni token Zcash (ZEC).
Sepanjang tahun terakhir, harga token ZEC sukses mencetak reli fantastis. Lonjakan ini tentu saja membuat harga unit saham ZCSH ikut meroket tajam, sehingga terasa terlalu premium bagi sebagian besar basis investor pemula.
Mengatasi hal tersebut, Grayscale resmi mengambil tindakan korporasi, manajer aset ini mendaftarkan rencana forward share split ke regulator terkait di Amerika Serikat yang bertujuan memangkas harga per unit saham ZCSH di bursa.
Pemecahan saham rencananya akan mulai efektif setelah penutupan perdagangan pasar pada 28 September. Dengan rasio 3-banding-1, setiap pemegang saham ZCSH nantinya akan mendapatkan tambahan dua lembar saham untuk setiap satu lembar saham yang mereka pegang saat ini.
Hal yang perlu dicatat untuk para investor: stock split ini sama sekali tidak mengubah atau menggerus total nilai investasi yang Anda miliki.
Proporsi kepemilikan di dalam produk ETF tetap sama, hanya saja harga per lembar saham menjadi sepertiga lebih murah, Ini adalah strategi standar di Wall Street untuk mendongkrak likuiditas dan memperluas partisipasi pasar.
Baca Juga: Kalshi Ajukan Izin Perpetual Futures Saham Tunggal di AS
Selain pertumbuhan organik, momentum kenaikan Zcash belakangan ini juga dipicu oleh suntikan sentimen positif dari para raksasa industri, salah satunya datang dari Co-founder Paradigm, Matt Huang.
Huang secara terbuka menyatakan dukungan narasi Zcash, bahkan menyebut aset kripto berfokus privasi tersebut sebagai “pelengkap pribadi untuk Bitcoin”, Sentimen kuat inilah yang sempat membawa valuasi ZEC menyentuh level tertingginya.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Bitcoin (BTC) kembali memamerkan dominasinya dengan melesat menembus level psikologis harga $85.000. Kenaikan harga yang…
Sektor decentralized exchange (DEX) membuktikan dominasinya di pasar kripto. Kali ini, sorotan utama tertuju pada…
Tren hibrida antara pasar saham tradisional dan mekanisme trading Web3 di Amerika Serikat semakin memanas!…
Inovasi di dunia trading derivatif Amerika Serikat sepertinya akan segera memasuki era baru yang radikal.…
Drama regulasi pasar kripto di Amerika Serikat memasuki babak baru yang semakin menegangkan. Setelah Rancangan…
Lanskap pembayaran berbasis aset digital (kripto) di kawasan Asia Tenggara semakin memanas. Kali ini, angin…
This website uses cookies.