Harmony (ONE) Merosot 38% Usai Peretas Cetak 4 Miliar Token Secara Ilegal

Aset kripto native dari blockchain Harmony, ONE, mengalami penurunan harga secara signifikan hingga 38% dalam waktu yang relatif singkat. Merosotnya nilai token dipicu oleh insiden eksploitasi keamanan, di mana sang peretas berhasil mencetak sebanyak 4 miliar token ONE secara tidak sah.

Eksploitasi Pencetakan Token dan Lonjakan Pasokan

Pencetakan token secara tak terbatas dengan cepat membanjiri pasar, menciptakan penggelembungan pasokan beredar (circulating supply) secara ekstrem dan memicu kepanikan massal di kalangan investor.

Peretasan memanfaatkan celah pada kerangka kerja ekosistem Harmony, sehingga memungkinkan pelaku memanipulasi fungsi pencetakan token ONE tanpa melewati mekanisme otorisasi yang sah.

Baca Juga: Humanity Protocol Kebobolan $36 Juta

Tekanan Jual Masif dan Respon Tim Keamanan

Akibat masuknya 4 miliar token baru ke ekosistem secara ilegal, tekanan jual masif terjadi di berbagai bursa kripto utama.

Hal ini berdampak langsung pada merosotnya kapitalisasi pasar dari Harmony dan menurunkan tingkat kepercayaan komunitas terhadap sistem beserta infrastruktur keamanan jaringan..

Pengembang Harmony dan peneliti keamanan Web3 tengah melakukan investigasi intensif untuk mengisolasi celah yang dieksploitasi, berkoordinasi dengan exchange untuk menghentikan dan membekukan aset hasil kejahatan.