Produsen hardware wallet terkemuka, Trezor, baru mengambil langkah proaktif untuk memperkuat perlindungan para penggunanya. Trezor meningkatkan batas maksimal panjang passphrase dompet opsional, dari 50 karakter menjadi 128 karakter.
Perubahan batas maksimal passphrase ini dapat diakses melalui Trezor Suite dengan syarat pengguna telah melakukan pembaruan “firmware” perangkat ke versi terbaru. Penting dicatat, perangkat yang masih menggunakan versi lama masih dibatasi pada maksimal 50 karakter.
Fungsi Vital Passphrase di Tengah Ancaman
Trezor menjelaskan bahwasannya passphrase berfungsi seperti kata sandi tambahan yang berdiri berdampingan dengan frasa pemulihan standart. Dengan mengaktifkan fitur ini, meskipun peretas berhasil mencuri frasa pemulihan, mereka tidak akan dapat mengakses dana tanpa mengetahui passphrase tambahan.
Peningkatan keamanan ini merujuk pada serangkaian peretasan perangkat Coldcard pada Juli, yang mana eksploitasi celah keamanan firmware memicu kerugian ratusan juta dolar.
Dalam kasus tersebut, celah pada generator acak perangkat memungkinkan peretas merekonstruksi ulang frasa pemulihan pengguna secara terbalik. Trezor menegaskan bahwa dalam insiden Coldcard, pengguna yang menggunakan passphrase yang unik dan panjang berhasil mengamankan aset meskipun frasa pemulihan utamanya telah terkompromi.
Baca Juga: Pengguna BTCPay Server Diminta Segera Lakukan Pembaruan Sistem
Waspada Celah Rantai Pasok Lokal
Pembaruan batas maksimal passphrase ini juga menyusul peringatan keamanan atas manipulasi pada perangkat Trezor. Baru-baru ini, Trezor mengimbau pelanggan yang membeli perangkat melalui mantan resellernya, CryptoBilis, terhitung dari bulan Maret untuk segera mengevakuasi aset mereka ke dompet baru.
Imbauan ini mencuat setelah pelanggan dari Indonesia melaporkan telah menemukan Circuit board ilegal di dalam unit Trezor Safe 5 miliknya.
Kendati pihak Trezor belum memeriksa perangkat tersebut di laboratorium dan belum menerima laporan kerugian, opsi meningkatkan batas maksimal karakter passphrase ini menjadi lapisan proteksi yang krusial di tengah maraknya ancaman sabotase fisik.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.










