Persaingan ekosistem kecerdasan buatan (AI) global kini memasuki fase baru di Wall Street! Anthropic, perusahaan raksasa pengembang chatbot pintar Claude sekaligus kompetitor OpenAI, bersiap menggelar penawaran umum saham perdana.
Anthropic resmi mengajukan berkas registrasi S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Sebuah langkah ambisius yang menjadi tonggak penting bagi industri AI untuk merambah pasar investasi publik.
Mengacu pada dokumen pengajuan, Anthropic akan menggelar Initial Public Offering (IPO) paling cepat pada pertengahan November mendatang. Saham Kelas A mereka nantinya akan terdaftar di bursa Nasdaq Global Select Market dengan menggunakan kode ticker ANT.
Pendapatan Fantastis di Tengah Kerugian Raksasa
Detail finansial yang terungkap dalam dokumen IPO tersebut menarik perhatian luas pelaku pasar. Sepanjang paruh pertama tahun 2026, Anthropic membukukan lonjakan pendapatan yang signifikan hingga melampaui $16 miliar.
Meskipun demikian, tingginya biaya riset dan pengembangan infrastruktur AI machine learning membuat perusahaan harus menanggung kerugian bersih sebesar $80 miliar pada periode yang sama.
Meski neraca perusahaan membukukan kerugian, minat pasar institusi diprediksi akan tetap meledak. Sejumlah analis memperkirakan perusahaan berpotensi meraup dana segar hingga $100 miliar melalui IPO.
Apabila target tersebut terealisasikan, valuasi pasar Anthropic akan melonjak hingga menembus angka $2 triliun.
Sebagai jaring pengaman operasionalnya, perusahaan juga melaporkan kepemilikan kas dan setara kas lebih dari $112 miliar, ditambah dengan instrumen investasi jangka pendek senilai $19 miliar per tanggal 30 Juni.
Baca Juga: Swiss Setujui Peluncuran ETF Bitcoin Spot Pertama
Manuver Berani Saat OpenAI Memilih Mundur
Keputusan Anthropic untuk mencatatkan saham perdana di bursa saham pada bulan depan dinilai cukup agresif, kontras dengan kompetitor utama yang memilih bersikap lebih konservatif.
CEO OpenAI, Sam Altman, sebelumnya telah mengisyaratkan penundaan rencana IPO perusahaannya dengan alasan tahun 2026 adalah momen yang kurang tepat karena tingginya pengawasan terhadap aspek keamanan AI (safety concerns).
Dengan masuknya Anthropic ke Nasdaq di saat kompetitor menunda langkah serupa, lanskap dominasi investasi AI kini dipastikan akan semakin panas. Apakah saham ANT siap menjadi primadona baru di bursa Wall Street tahun ini?
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.


