Kompetisi infrastruktur blockchain tingkat institusi kini semakin memanas. LayerZero, pengembang protokol interoperabilitas ternama, resmi mengumumkan ekspansi terbesarnya dengan meluncurkan blockchain Layer-1 mandiri bernama “Zero”.
Zero hadir dengan dukungan dari para titan pasar keuangan global, termasuk Citadel Securities dan ARK Invest, menandakan keseriusan industri tradisional untuk beralih ke on-chain settlement.
Dukungan dari Raksasa Keuangan
Dalam pengumuman resminya, LayerZero mengungkapkan bahwa Citadel Securities dan ARK Invest telah melakukan investasi strategis dengan membeli native token protokol tersebut, ZRO.
Langkah ini tergolong sebagai manuver langka, mengingat firma market maker berskala global tersebut jarang melakukan pembelian token secara langsung.
Baca Juga: Backpack Exchange Siap Luncurkan Token dengan Skema Anti-Dump dan Lock-up hingga IPO
CEO ARK Invest, Cathie Wood, bahkan akan bergabung dalam dewan penasihat (advisory board) Zero.
Keterlibatan nama-nama besar ini menegaskan bahwa Zero bukan didesain untuk sekadar menjadi “blockchain hobi”, melainkan infrastruktur serius untuk pasar modal global.
Spesifikasi Monster: 2 Juta Transaksi Per Detik
Apa yang membuat Zero dilirik institusi? Jawabannya ada pada arsitekturnya. Zero memperkenalkan “Multi-core World Computer”, sebuah pendekatan baru yang memisahkan proses eksekusi dan verifikasi.
Dengan teknologi ini, LayerZero mengklaim bahwa Zero mampu menangani hingga 2.000.000 transaksi per detik (TPS). Melampaui kapasitas Ethereum bahkan Solana.
Tujuannya jelas, menciptakan peta jalan penskalaan praktis bebas hambatan untuk perdagangan frekuensi tinggi, kliring, dan penyelesaian transaksi keuangan global.
Mitra Elit: Google Cloud hingga Bursa
Selain dukungan modal, LayerZero juga menggandeng Google Cloud untuk menjadi penyedia validasi node, memastikan keandalan jaringan setara standar perusahaan teknologi dunia.
Tak hanya itu, DTCC (lembaga kliring saham AS) dan Intercontinental Exchange (ICE) juga ikut terlibat dalam mengeksplorasi penggunaan Zero dalam tokenisasi aset dan efisiensi pasar modal.
Dengan ekosistem sekuat ini, Zero tampaknya siap menantang dominasi blockchain Layer-1 yang sudah ada dengan membawa standar kepatuhan dan kecepatan yang didambakan oleh Wall Street.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.





