Beberapa tahun lalu, media sosial kita dibombardir oleh iklan orang pamer harta yang mengaku sukses dari aplikasi “trading”. Fenomena ini memicu perdebatan panas di kalangan netizen dan investor pemula. Pertanyaan klasik yang paling sering muncul adalah: apakah trading binomo itu judi atau trading sebenarnya?
Bagi orang awam, tampilannya memang terlihat seperti investasi. Ada grafik naik turun, ada indikator, dan ada istilah “aset”. Namun, jangan biarkan tampilan visual menipu logikamu. Untuk menyelamatkan dompetmu, kita harus membedah mekanisme di balik layar aplikasi ini.
Baca juga: Pahami Apa Itu Cloud Mining dan Cara Kerjanya
Dalam trading yang sesungguhnya (saham, kripto, atau forex legal), ketika kamu membeli aset, kamu benar-benar memiliki barangnya. Jika harga turun, kamu mengalami floating loss, tapi barangnya masih ada. Kamu bisa menahannya (hold) sampai harga naik kembali bertahun-tahun kemudian.
Sedangkan di Binomo dan platform Binary Option sejenis, mekanismenya berbeda total.
Untuk menjawab keraguan apakah trading binomo itu judi atau trading, kita perlu melihat sifat transaksinya. Mekanisme “Cash or Nothing” ini lebih mirip dengan meja Roulette di kasino daripada bursa saham. Kamu bertaruh melawan penyedia platform (Bandar). Jika kamu menang, bandar bayar. Jika kamu kalah, uangmu diambil bandar.
Pemerintah Indonesia melalui Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dan Kepolisian RI sudah mengambil sikap tegas. Mereka menyatakan bahwa Binary Option adalah kegiatan perjudian yang berkedok perdagangan.
Tidak ada aset yang diperdagangkan, yang ada hanyalah spekulasi harga. Oleh karena itu, Binomo dan kawan-kawannya tidak pernah dan tidak akan pernah mendapatkan izin operasi legal di Indonesia sebagai platform investasi.
Untuk memperkuat fakta ini, kamu bisa membaca laporan dari Kompas.com yang merangkum tindakan tegas Bappebti. Di sana dijelaskan secara gamblang bahwa regulator telah memblokir ribuan situs sejenis karena dikategorikan sebagai “judi berkedok trading”.
“Tapi kan saya pakai analisa candlestick, Bang?”
Ini adalah argumen pembelaan yang sering dipakai. Sayangnya, dalam rentang waktu super pendek (1 menit atau 30 detik), pergerakan harga pasar itu random (acak) dan penuh noise. Analisa teknikal secanggih apapun tidak akan valid untuk menebak pergerakan harga dalam hitungan detik.
Di sinilah letak jebakannya. Kamu diberi ilusi bahwa kamu sedang “menganalisa”, padahal kamu sedang “menebak”.
Jadi, kesimpulannya tentang apakah trading binomo itu judi atau trading sudah sangat jelas dan tidak perlu diperdebatkan lagi. Secara mekanisme, ia adalah tebak-tebakan (judi). Secara hukum, ia ilegal di Indonesia.
Jika kamu ingin benar-benar trading, bukalah akun di sekuritas saham atau broker forex/kripto yang terdaftar resmi di Bappebti atau OJK. Jangan pertaruhkan masa depanmu di tangan bandar yang sistemnya dirancang untuk membuatmu kalah.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Tukang sharing hal apapun terkait dunia Bitcoin, Crypto. NFT, Defi, Metaverse dan Blockchain. Founder Duta Crypto. Tetap “DYOR”.
Bursa kripto Bybit mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia terhadap Democratic…
Pertanyaan crypto itu judi atau bukan hampir selalu muncul setiap kali seseorang baru mengenal dunia…
Sebuah dompet Bitcoin (BTC) purba yang tidak aktif sejak era awal perkembangan kripto pada tahun…
Senat Amerika Serikat dipastikan menunda pemungutan suara terkait Kerangka Kerja Pasar Aset Digital atau RUU…
Pertanyaan Bitcoin berasal dari negara mana sebenarnya lebih rumit dari yang terlihat, karena jawabannya bukan…
Kasus penipuan kembali terjadi di ekosistem Web3, Wakil Jaksa di Amerika Serikat dan Asisten Direktur…
This website uses cookies.