Berita

OKX Bersama Induk NYSE Akan Luncurkan Platform Tokenisasi Saham AS

Dalam sebuah langkah yang berpotensi mengubah lanskap pasar modal dunia, bursa kripto OKX tengah memproses dokumen pengajuan bersama dengan Intercontinental Exchange Inc., perusahaan induk New York Stock Exchange (NYSE) untuk meluncurkan platform perdagangan saham Amerika Serikat yang ditokenisasi.

Kolaborasi ini mengusung nama entitas OKXICE, yang direncanakan menghadirkan 63 perusahaan yang sahamnya tercatat di bursa AS ke dalam sekuritas digital.

Daftar Raksasa Teknologi hingga Perusahaan Kripto

Platform inovatif ini tidak hanya menyasar saham blue-chip konvensional, terdapat 63 simbol saham yang diajukan ke dalam daftar tokenisasi, mencakup raksasa teknologi papan atas penguasa pasar seperti Nvidia, Apple, hingga Microsoft.

Lebih dari itu, platform ini juga secara khusus mendaftarkan saham dari perusahaan yang berakar kuat pada industri aset digital, seperti Coinbase dan Circle.

Co-chair OKXICE, Andrew Cuomo, menegaskan bahwasanya revolusi aset digital telah dan sedang mentransformasi sistem keuangan konvensional. Menurut pandangannya, sekuritas yang ditokenisasi adalah bagian dari masa depan keuangan global.

Baca Juga: Korea Selatan Siap Tokenisasi Saham di 2027

Memanfaatkan Jalur “Innovation Exemption” dari SEC

Tentu saja, menembus ketatnya regulasi Wall Street membutuhkan momentum dan payung hukum yang tepat, inisiatif masif ini langsung bergerak memanfaatkan jalur pengecualian sementara yang diterbitkan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS pada bulan September.

Aturan kelonggaran yang memungkinkan terjadinya perdagangan terbatas (limited trading) atas saham-saham AS yang ditokenisasi pada beberapa platform on-chain tertentu.

Melalui jalur innovation exemption, Tokenized Security Venues (TSV) akan diberikan kewenangan menyediakan layanan perdagangan bersyarat atas sekuritas National Market System (NMS) yang ditokenisasi.

Menariknya, sistem ini akan beroperasi menggunakan teknologi yang sudah sangat familiar di ranah DeFi, yakni Automated Market Makers (AMM) dan Liquidity Pools.

Recent Posts

Data Pasar dari Hyperliquid Resmi Masuk Bloomberg Terminal

Kabar menggembirakan datang dari bursa perpetual kripto terkemuka, Hyperliquid. Data untuk perpetual contract di Hyperliquid…

3 hours ago

Payward Melakukan Kemitraan Strategis dengan Singapore Gulf Bank

Payward, perusahaan infrastruktur keuangan di balik bursa kripto terkemuka Kraken, secara resmi mengumumkan kemitraan strategis…

15 hours ago

Saham Masuk Blockchain! Korea Selatan Siap Tokenisasi Saham di 2027

Gelombang adopsi blockchain tingkat negara kini memasuki babak baru yang sangat masif, dan kali ini…

2 days ago

Tether Bersiap Integrasikan Kembali USDT ke Jaringan Bitcoin Bulan Ini

Setelah lama bermigrasi dan mendominasi berbagai blockchain, stablecoin terbesar di dunia akhirnya memutuskan untuk integrasi…

3 days ago

Citigroup Tergetkan Harga Bitcoin Tembus $113.000 dalam 12 Bulan ke Depan

Sentimen bullish di pasar aset digital kembali bergemuruh setelah raksasa perbankan Wall Street, Citigroup, resmi…

4 days ago

Hacker Bitget Mulai Pindahkan ZEC Senilai $3,7 Juta ke Private Pool Zcash

Dalam perkembangan terbaru dari kasus peretasan bursa kripto Bitget, Hacker yang melakukan peretasan, sebagaimana laporan…

5 days ago

This website uses cookies.