Platform pasar prediksi atau prediction market, Kalshi, diperintahkan oleh pengadilan negara bagian Washington untuk segera menghentikan penawaran berbagai kontrak peristiwa (event contracts) di wilayah negara bagian tersebut.
Hakim Pengadilan Tinggi King County, John McHale, resmi menolak argumen Kalshi yang menyatakan bahwa regulasi komoditas federal memiliki yurisdiksi penuh di atas undang-undang perjudian negara bagian.
Keputusan pengadilan ini mewajibkan Kalshi memblokir akses terhadap serangkaian kontrak prediksi berbasis peristiwa nyata bagi penduduk Washington.
Kategori kontrak yang dilarang ini mencakup taruhan hasil pemilihan umum (pemilu), politik, ajang olahraga, entertainment, budaya, sains, teknologi, hingga penyebutan tokoh publik (mentions).
Platform hanya diizinkan mempertahankan kontrak prediksi yang beterkaitan dengan pergerakan harga komoditas, iklim, ekonomi makro, dan instrumen keuangan.
Jaksa Agung Washington, Nick Brown, menegaskan bahwa penegakan ini dilakukan guna menindak aktivitas yang dinilai melanggar undang-undang antiperjudian ilegal di tingkat negara bagian.
Baca Juga: New York Gugat Kalshi: Tuding Sebagai Platform “Arena Perjudian Ilegal”
Guna memenuhi putusan hukum sementara tersebut, Kalshi diwajibkan menerapkan sistem pembatasan wilayah berbasis geografis (geofencing) secara bertahap.
Platform harus mulai memblokir pengguna berdasarkan alamat IP dan domisili pada 19 Agustus, dan meningkatkan proteksi menggunakan sistem multi-source geofencing dari GeoComply selambat-lambatnya pada 2 September 2026.
Kasus ini menyoroti ketegangan regulasi di AS antara wewenang Commodity Futures Trading Commission (CFTC) tingkat federal dengan aturan ketat perjudian di masing-masing yurisdiksi negara bagian.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Raksasa perbankan global, Standard Chartered, kembali mengguncang pasar dengan proyeksi bullish mereka. Kali ini, sorotan…
Bursa kripto terbesar di Amerika Serikat, Coinbase, kembali mencetak kemenangan regulasi setelah berhasil mengantongi persetujuan…
Aplikasi perpesanan instan Telegram membuat gebrakan besar di ekosistem Web3. Langkah ambisius untuk mempermudah akses…
Dalam langkah inovatif yang menyoroti tren Tokenisasi Aset Dunia Nyata (Real World Assets/RWA), bursa kripto…
Perusahaan penyedia layanan pembayaran kripto berbasis di Hong Kong, RedotPay, selangkah lebih dekat menuju lantai…
Awan hitam tengah menyelimuti salah satu platform pasar prediksi paling populer di ekosistem Web3, Polymarket.…
This website uses cookies.