Berita

Standard Chartered Proyeksi Harga ENA Tembus $2 dan USDe ke $40 Miliar!

Raksasa perbankan global, Standard Chartered, kembali mengguncang pasar dengan proyeksi bullish mereka. Kali ini, sorotan utama tertuju pada Ethena, protokol pencipta dolar sintetis di ekosistem Web3. Analis stanchart memproyeksikan lonjakan signifikan token tata kelola Ethena (ENA) dan pertumbuhan eksponensial stablecoin USDe.

Standard Chartered memperkirakan ENA memiliki ruang pertumbuhan (upside) masif, yakni lebih dari 700% dari harga sekarang $0.25 menjadi $2 dan pasokan USDe yang akan tumbuh 8x lipat, dari $4,9 miliar menjadi $40 miliar di akhir tahun 2028.

Mengapa Standard Chartered Optimistis pada ENA?

Ethena bukanlah proyek stablecoin yang hanya mematok nilainya dengan mata uang fiat di bank. Ethena menggunakan model delta-hedging, menggabungkan posisi spot Ethereum atau Bitcoin dengan posisi short di pasar derivatif.

Strategi tersebut untuk memastikan nilai USDe tetap stabil di angka $1, dan sekaligus menghasilkan imbal hasil (yield) yang nyata bagi para pemegangnya.

Optimisme Standard Chartered terhadap potensi lonjakan lebih dari 700% harga ENA didasarkan pada skalabilitas model bisnis tersebut.

Sebagai token tata kelola, ENA sangatlah diuntungkan dari peningkatan adopsi USDe, Semakin banyak modal institusional dan ritel yang masuk ke ekosistem Ethena untuk mencari yield, semakin tinggi pula nilai dan utilitas dari token ENA.

Baca Juga: Bybit Kini Terima Dana Tokenisasi Franklin Templeton

Kapitalisasi Pasar USDe Sentuh $40 Miliar di 2028

Selain memprediksi lonjakan harga ENA, Standard Chartered juga memasang target ambisius untuk stablecoin USDe, kapitalisasi pasar stablecoin ini diproyeksikan akan meledak hingga menyentuh angka $40 miliar pada akhir tahun 2028.

Saat ini, pasar stablecoin masih didominasi oleh Tether (USDT) dan USD Coin (USDC), Namun, USDe menawarkan proposisi nilai yang sangat berbeda karena kemampuan memberikan yield secara native tanpa bergantung sistem perbankan tradisional.

Jika target $40 miliar ini tercapai, USDe tidak hanya masuk ke jajaran stablecoin top dunia, tetapi juga membuktikan bahwa alternatif dolar desentralisasi berbasis kripto dapat beroperasi dalam skala raksasa.

Recent Posts

Coinbase Kantongi Izin CFTC Meluncurkan Lembaga Kliring Derivatif di AS

Bursa kripto terbesar di Amerika Serikat, Coinbase, kembali mencetak kemenangan regulasi setelah berhasil mengantongi persetujuan…

17 hours ago

Telegram Wallet Rebranding Menjadi Walt dan Merilis Gram Wallet

Aplikasi perpesanan instan Telegram membuat gebrakan besar di ekosistem Web3. Langkah ambisius untuk mempermudah akses…

2 days ago

Bybit Kini Terima Dana Tokenisasi Franklin Templeton Sebagai Jaminan Trading

Dalam langkah inovatif yang menyoroti tren Tokenisasi Aset Dunia Nyata (Real World Assets/RWA), bursa kripto…

2 days ago

RedotPay Rampungkan Audit Keuangan Demi Muluskan Rencana IPO di AS

Perusahaan penyedia layanan pembayaran kripto berbasis di Hong Kong, RedotPay, selangkah lebih dekat menuju lantai…

3 days ago

Jaksa Agung New York Gugat Polymarket Atas Tuduhan Operasi Perjudian Ilegal

Awan hitam tengah menyelimuti salah satu platform pasar prediksi paling populer di ekosistem Web3, Polymarket.…

4 days ago

CoinMarketCap Resmi Akuisisi CoinGlass, Ekspansi Besar ke Pasar Derivatif

CoinMarketCap (CMC), melakukan manuver yang siap mengubah lanskap penyedia data analitik global. Dalam memperkokoh posisinya…

5 days ago

This website uses cookies.