Perbankan raksasa global, Standard Chartered, membuka cakupan riset untuk proyek oracle blockchain Chainlink (LINK). Bank terkemuka ini memproyeksi harga token LINK berpotensi melonjak hingga $200 pada akhir tahun 2030, sebuah peningkatan hingga 25 kali lipat dari harga saat ini.
Riset yang dipimpin oleh Geoff Kendrick, Head of Digital Assets Research di Standard Chartered, menetapkan target harga bertahap untuk LINK.
Optimisme ini didasarkan pada pertumbuhan masif pada sektor tokenisasi aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA) serta ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Standard Chartered juga memproyeksi total nilai dari aset ter-tokenisasi di on-chain akan melonjak hingga $4 triliun pada akhir 2028, sementara aset yang terintegrasi di ekosistem DeFi mencapai $2,7 triliun pada 2030.
Baca Juga: Standard Chartered Proyeksikan Harga Token Uniswap (UNI)
Sebagai penyedia layanan oracle, Chainlink saat ini mengamankan nilai total (Total Value Secured) lebih dari $34 miliar, angka yang mencakup sekitar 62% dari seluruh porsi DeFi yang bergantung pada data oracle secara global.
Chainlink juga menjadi infrastruktur vital yang dimanfaatkan oleh raksasa keuangan tradisional seperti Swift, DTCC, Euroclear, JPMorgan Chase, Mastercard, UBS, Fidelity, hingga S&P Global.
Selain itu, protokol lintas-rantai (Cross-Chain Interoperability Protocol/CCIP) Chainlink juga mencatatkan pertumbuhan pesat dengan volume transaksi kuartal kedua yang melonjak 353% secara tahunan (year-over-year).
Sinergi antara dominasi pasar oracle, adopsi institusional yang semakin meluas, serta pertumbuhan pendapatan biaya diperkirakan menjadi pendorong utama yang akan mengerek nilai token LINK secara eksponensial.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Raksasa perbankan global, Standard Chartered, kembali mengguncang pasar dengan proyeksi bullish mereka. Kali ini, sorotan…
Bursa kripto terbesar di Amerika Serikat, Coinbase, kembali mencetak kemenangan regulasi setelah berhasil mengantongi persetujuan…
Aplikasi perpesanan instan Telegram membuat gebrakan besar di ekosistem Web3. Langkah ambisius untuk mempermudah akses…
Dalam langkah inovatif yang menyoroti tren Tokenisasi Aset Dunia Nyata (Real World Assets/RWA), bursa kripto…
Perusahaan penyedia layanan pembayaran kripto berbasis di Hong Kong, RedotPay, selangkah lebih dekat menuju lantai…
Awan hitam tengah menyelimuti salah satu platform pasar prediksi paling populer di ekosistem Web3, Polymarket.…
This website uses cookies.