Kalau kita flashback beberapa tahun lalu, banyak orang menyesal tidak ikut lebih awal saat BNB masih $1, atau ketika Solana (SOL) sempat di bawah $1 sebelum meroket ke ratusan dolar. Sejarah sering berulang di dunia crypto: selalu ada “hidden gem” yang tiba-tiba jadi bintang.
Nah, belakangan ini nama Hyperliquid dengan token HYPE mulai sering muncul di komunitas trader. Beberapa orang bahkan berani bilang HYPE bisa jadi “next Solana”. Berlebihan? Bisa iya, bisa juga tidak. Mari kita bahas pelan-pelan.
Hyperliquid adalah decentralized exchange (DEX) yang punya konsep unik. Kalau biasanya DEX seperti Uniswap pakai AMM (Automated Market Maker), Hyperliquid justru mengusung orderbook on-chain.
Artinya apa?
Buat yang sudah terbiasa trading di Binance atau Bybit, rasanya Hyperliquid cukup familiar tapi tetap dengan ruh desentralisasi.
Token HYPE adalah bahan bakar utama Hyperliquid. Beberapa kegunaan pentingnya antara lain:
Kalau kita bandingkan, konsepnya mirip seperti BNB di Binance atau DYDX di dYdX. Jadi ada value nyata, bukan sekadar token hiasan.
Ada beberapa alasan kenapa HYPE dianggap punya peluang besar:
Menariknya, Messari sempat menyinggung bahwa sektor DeFi akan kembali hot di siklus bullrun berikutnya. Kalau itu benar, Hyperliquid jelas punya panggung besar.
Sejarah jadi guru terbaik di crypto:
Kalau HYPE bisa separuh saja dari pencapaian itu, hasilnya sudah luar biasa.
📈 Skenario optimis: naik 50x–100x dalam beberapa tahun.
📉 Skenario realistis: 5x–10x di bullrun berikutnya.
⚠️ Tapi tetap ada risiko: regulasi, kompetisi ketat antar DEX, atau adopsi yang lambat. Jadi jangan sampai FOMO buta.
Bagi yang penasaran ingin coba koleksi HYPE, caranya cukup simpel:
Kalau untuk jangka panjang, saya pribadi lebih suka pakai hardware wallet seperti Ledger biar tidur lebih nyenyak 😅.
Saya pribadi melihat HYPE menarik, tapi tetap high risk. Jadi lebih cocok buat investor yang berani ambil risiko.
Tukang sharing hal apapun terkait dunia Bitcoin, Crypto. NFT, Defi, Metaverse dan Blockchain. Founder Duta Crypto. Tetap “DYOR”.
Perusahaan publik pemegang Bitcoin terbesar di dunia, Strategy, kembali melakukan penyesuaian pada strategi permodalannya. Dalam…
Pasar aset digital global kembali menunjukkan sinyal pemulihan sangat positif setelah tekanan geopolitik di kawasan…
Robinhood, platform perdagangan aset digital raksasa asal Amerika Serikat, semakin serius mempertegas komitmen ekspansi internasional.…
Dompet kripto self-custody, MetaMask kembali membuat gebrakan revolusioner yang siap mengubah cara pengguna berinteraksi dengan…
Perusahaan induk dari platform media sosial Truth Social, Trump Media & Technology Group (TMTG), bersama…
Bank Sentral Brasil memperketat aturan main bagi industri aset digital di negaranya. Melalui regulasi terbaru,…
This website uses cookies.