Dinding pembatas antara sistem keuangan tradisional dan ekosistem Web3 semakin runtuh. Dalam sebuah langkah monumental yang mengejutkan pasar, sebuah bank terbesar asal Amerika Serikat, U.S. Bank melaporkan telah meluncurkan aset kripto stablecoin mereka sendiri yang diberi nama USBDC.
Menariknya, peluncuran stablecoin ini bukan sekadar presentasi di atas kertas, Bank tersebut langsung membuktikan utilitas dari token mereka ke panggung global.
Inisiatif inovatif ini langsung dibuktikan melalui eksekusi transaksi pembayaran lintas negara (cross-border payment) secara live di jaringan blockchain Stellar.
Selama puluhan tahun, transaksi remitansi lintas negara selalu dihantui oleh masalah klasik: biaya mahal, proses rumit, dan waktu penyelesaian (settlement) lama karena harus melewati sistem SWIFT dan rentetan bank koresponden.
Melalui integrasi stablecoin USBDC, U.S Bank berhasil mendemonstrasikan pengiriman dana bernilai besar yang tereksekusi dalam waktu yang singkat dengan transparansi mutlak.
Baca Juga: Payward Inc. Induk Kraken Tunda Rencana IPO
Keberhasilan uji coba secara real-time ini akan memberikan sinyal kuat untuk seluruh industri perbankan global, institusional kini mulai mengambil alih kendali infrastruktur keuangan masa depan.
Daripada terus bergantung pada entitas stablecoin pihak ketiga seperti Tether (USDT) atau Circle (USDC), bank-bank kelas kakap tampaknya mulai menyadari pentingnya membangun ekosistem likuiditas on-chain mereka sendiri.
Dengan meluncurkan USBDC yang dipatok 1:1 terhadap dolar AS dan didukung penuh oleh cadangan bank teregulasi, tingkat kepercayaan investor institusional dipastikan akan melonjak drastis.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Lanskap ekosistem Web3 akan menghadapi perubahan struktural masif. Consensys, raksasa infrastruktur Ethereum dan pengembang perangkat…
Langkah pembersihan besar-besaran terjadi di ekosistem aset digital Negeri Australia. Regulator keuangan Australia menyatakan telah…
Ekosistem koin meme bertema politik di pasar kripto kini memasuki babak baru yang tak terduga…
Koin privasi, Zcash (ZEC), kembali mencetak tonggak sejarah yang luar biasa di pasar aset digital.…
Perdebatan panjang mengenai status hukum dari mata uang kripto (cryptocurrency) di kalangan umat Islam Indonesia…
Gelombang debut Initial Public Offering (IPO) dari industri kripto pada pasar saham nampaknya sedikit mereda.…
This website uses cookies.