Arthur Hayes: Hyperliquid (HYPE) Berpotensi Menembus $150 pada 2026

Pendiri BitMEX, Arthur Hayes, kembali mencuri perhatian dengan prediksi harga yang sangat optimistis. Kali ini, sorotan tertuju pada platform bursa terdesentralisasi, Hyperliquid. Hayes memproyeksikan bahwa native token dari ekosistem Hyperliquid (HYPE) berpotensi menyentuh $150 pada tahun 2026.

Prediksi ini didorong oleh semakin dominannya volume perdagangan di sektor perps terdesentralisasi dan inovasi teknologi L1 yang diusung oleh Hyperliquid.

Mengapa Arthur Hayes Begitu Bullish pada HYPE?

Keyakinan Hayes bukan tanpa alasan. Ia melihat Hyperliquid bukan sekadar DEX biasa, melainkan sebuah infrastruktur keuangan masa depan yang mampu menyaingi bursa terpusat (CEX).

Potensi pertumbuhan Hyperliquid (HYPE) didorong oleh model distribusi token yang unik, termasuk mekanisme burn dan unlock serta pengalaman pengguna yang mulus dalam melakukan perdagangan derivatif.

Hayes berargumen bahwa seiring dengan migrasi likuiditas dari platform tradisional ke arah solusi on-chain, protokol yang memiliki performa tinggi akan menjadi penerima manfaat utama.

Baca Juga: Ekspansi Tether! Investasi ke Ark Labs Demi Bawa Stablecoin ke Jaringan Bitcoin

Proyeksi Pertumbuhan Jangka Panjang

Meskipun angka $150 terdengar sangat ambisius, Hayes menekankan bahwa valuasi tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekosistem L1 yang sedang dikembangkan platform tersebut.

Lonjakan ini diperkirakan akan terjadi seiring dengan meningkatnya adopsi institusional dan peluncuran berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps) di atas jaringan mereka.

Jika prediksi ini terealisikan, Hyperliquid (HYPE) berpotensi menjadi salah satu aset dengan performa terbaik sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam narasi DeFi generasi berikutnya.

Namun, seperti biasa, Hayes juga mengingatkan investor untuk tetap memperhatikan volatilitas pasar global yang tetap menjadi faktor penentu utama.