Categories: Berita

Awas Bull Trap! Trader Kalshi Proyeksikan Aksi Jual Bitcoin Masih Akan Berlanjut

Awan mendung belum sepenuhnya pergi dari pasar kripto. Setelah mengalami fase koreksi harga yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir, banyak investor yang berharap Bitcoin segera menemukan titik dasar (bottom) dan memantul kembali. Namun, data terbaru dari pasar prediksi justru menunjukkan sentimen yang bertolak belakang.

Alih-alih bersiap untuk rebound, mayoritas spekulan dan trader saat ini justru memperkirakan bahwa tren penurunan Bitcoin ini masih memiliki ruang untuk turun lebih dalam.

Sentimen Bearish Mendominasi Pasar Prediksi

Platform pasar prediksi Kalshi sering kali menjadi salah satu barometer sentimen pelaku pasar institusional maupun ritel melihat pergerakan harga. Pelaku pasar meyakini tekanan jual (selloff) saat ini belum mencapai puncaknya.

Banyak trader di platform tersebut yang secara aktif mengambil posisi dan bertaruh bahwa level support harga Bitcoin saat ini masih rentan untuk menembus level di bawah $60.000.

Source: Kalshi

Sikap pesimistis jangka pendek ini umumnya didorong oleh ketidakpastian makroekonomi, likuiditas pasar yang berfluktuasi, serta aksi ambil untung (profit-taking) dari investor besar atau paus (whales).

Baca Juga: Circle Bekukan USDC Senilai $12,6 Juta yang Terhubung ke Protokol Privasi Zama

Antisipasi Bagi Investor Ritel

Di tengah bayang-bayang selloff ini, kehati-hatian adalah kunci utama. Sering kali pasar menunjukkan sedikit kenaikan harga yang ternyata hanyalah jebakan (bull trap) sebelum akhirnya harga kembali anjlok.

Kondisi pasar saat ini tidak menyarankan tindakan agresif seperti Fear Of Missing Out (FOMO).

Bagi para investor jangka panjang, penurunan lebih lanjut mungkin bisa dilihat sebagai peluang untuk melakukan Dollar Cost Averaging (DCA) di harga diskon.

Namun, bagi para trader harian, memperketat manajemen risiko, memantau support kuat, dan menggunakan SL dengan disiplin adalah hal yang mutlak diperlukan untuk melindungi modal di tengah volatilitas ekstrem ini.

Recent Posts

Franklin Templeton Resmi Luncurkan Divisi Kripto Khusus Pasca Akuisisi 250 Digital

Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…

12 hours ago

Strategi Pantang Mundur Michael Saylor: Strategy Kembali Borong Bitcoin di Tengah Penurunan Saham STRC

Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…

1 day ago

Dana Pensiun Korporasi Jepang Mulai Masuk Kripto, Regulasi Jadi Katalis Utama

Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…

1 day ago

Bitcoin Bertahan di Level $64.000: Isu Selat Hormuz Warnai Dialog AS-Iran

Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…

2 days ago

Charles Schwab Masuk Pasar Prediksi, Gandeng Cboe Siapkan Taruhan S&P 500

Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…

3 days ago

Franklin Templeton Ajukan ETF Unik: Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin!

Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…

4 days ago

This website uses cookies.