Categories: Berita

Backpack Exchange Siap Luncurkan Token dengan Skema Anti-Dump dan Lock-up hingga IPO

Bursa kripto Backpack membuat gelombang besar di industri aset digital. Platform yang didirikan oleh Armani Ferrante, mantan eksekutif FTX, mengumumkan rencana peluncuran token utilitas dengan mekanisme penguncian aset yang terikat langsung dengan ambisi IPO (Penawaran Saham Perdana) perusahaan.

Langkah ini dirancang untuk menjawab masalah terbesar di dunia kripto, yaitu praktik “predatory dumping” di mana tim internal atau investor awal menjual koin mereka secara massal ke investor ritel segera setelah peluncuran.

25% Pasokan Langsung untuk Komunitas (Airdrop)

Dalam rincian tokenomics, Backpack menetapkan total pasokan sebanyak 1 Miliar token. Kabar baiknya, 25% (250 juta token) dari total pasokan akan langsung didistribusikan pada saat Token Generation Event (TGE).

Siapa yang beruntung? Sebagian besar alokasi awal untuk pengguna setia. Sebanyak 240 juta token akan dibagikan ke peserta program Backpack Points, dan 10 juta token sisanya khusus untuk pemegang NFT Mad Lads.

Pernyataan ini menegaskan posisi Backpack sebagai bursa yang lebih memprioritaskan komunitas dibandingkan keuntungan instan para pendirinya.

Baca Juga: Founder Farcaster Resmi Bergabung dengan Startup Stablecoin Tempo

Mekanisme “Anti-Dump”: Founder & Tim Puasa Dulu!

Poin paling menarik dari strategi ini adalah kebijakan ketat bagi orang dalam. CEO Backpack, Armani Ferrante, menegaskan bahwa pendiri, karyawan, dan investor awal tidak akan mendapatkan alokasi token di awal peluncuran.

Sebaliknya, jatah mereka terkunci dalam dua fase strategis:

  1. Fase Pra-IPO (37,5%): Token hanya akan dibuka jika perusahaan mencapai tonggak pertumbuhan (milestones) tertentu, seperti ekspansi ke wilayah baru atau peluncuran produk inovatif.
  2. Fase Pasca-IPO (37,5%): Sisa token akan disimpan dalam treasury perusahaan dan baru bisa diakses satu tahun setelah Backpack resmi melantai di bursa saham (IPO).

Ferrante menyatakan bahwa tim internal hanya boleh menikmati hasil jika mereka berhasil membawa perusahaan “lulus” ke pasar modal global.

“Tim tidak boleh mendapatkan kekayaan dari token sampai produk benar-benar sukses dan memiliki akses ke pasar modal paling likuid di dunia,” ujarnya.

Valuasi Unicorn dan Masa Depan

Strategi radikal ini muncul di tengah kabar bahwa Bursa sedang dalam pembicaraan untuk menggalang dana sebesar $50 juta dengan valuasi mencapai $1 Miliar (Unicorn).

Dengan mengikat token ke kesuksesan jangka panjang perusahaan (IPO), Backpack ini mencoba membangun standar baru kepercayaan di industri kripto pasca-runtuhnya FTX.

Recent Posts

Ekspansi Agresif! MoonPay Akan Akuisisi North Capital Senilai $60 Juta

Perusahaan pembayaran kripto, MoonPay, baru saja melakukan manuver korporasi, Dalam upaya mengamankan pijakan regulasi yang…

6 hours ago

BitMEX Resmi Menutup Layanan Trading Kripto, Bagaimana Nasib Dana Pengguna?

Bursa kripto paling ikonik di industri aset digital, BitMEX, sang raksasa pelopor bursa derivatif yang…

1 day ago

21Shares Meluncurkan ETP Zcash (ZEC) dan Ether.fi (ETHFI) di Eropa

Perusahaan manajemen aset global, 21Shares, kian memperluas jangkauan investasi kripto institusional di benua Eropa. Kali…

1 day ago

Binance Beli Saham Circle $100 Juta, Siap Promosikan USDC Selama 5 Tahun

Peta kekuatan stablecoin di industri kripto baru saja mengalami pergeseran tektonik! Bursa kripto terbesar dunia,…

2 days ago

Hujan Duit! ETF Bitcoin Spot Membukukan Inflow $998 Juta

Euforia institusi kembali meledak! Di tengah reli kuat yang mendorong harga Bitcoin terbang tinggi, instrumen…

2 days ago

Circle Luncurkan Layanan Pinjaman USDC Beragun Bitcoin untuk Klien Institusi

Penerbit stablecoin raksasa, Circle, meluncurkan gebrakan finansial besar yang siap mengubah peta likuiditas di pasar…

2 days ago

This website uses cookies.