Lanskap media sosial terdesentralisasi mengalami guncangan besar. Setelah lima tahun membangun Farcaster menjadi salah satu protokol sosial Web3 paling berpengaruh, duo pendirinya Dan Romero dan Varun Srinivasan resmi mengumumkan langkah karier terbaru mereka yang mengejutkan.
Pasca akuisisi Farcaster oleh Neynar, kedua tokoh tersebut langsung tancap gas dengan bergabung ke Tempo, sebuah startup blockchain yang berfokus pada infrastruktur stablecoin.
Langkah ini menandai pergeseran fokus yang signifikan dari membangun jejaring sosial Farcaster ke revolusi sistem pembayaran global.
Dalam pengumumannya, Dan Romero menyebut stablecoin sebagai “peluang generasi” (generational opportunity) yang memiliki potensi adopsi massal luar biasa.
Romero dan Srinivasan akan bekerja sama dengan tim Tempo untuk mewujudkan visi sistem pembayaran yang lebih cepat, murah, dan transparan.
Tempo sendiri bukanlah pemain baru, startup ini diinkubasi oleh raksasa pembayaran Stripe dan venture capital Paradigm, serta baru mengantongi pendanaan jumbo mencapai $500 Juta.
Baca Juga: Korea Selatan Mulai Bersih-Bersih! FSS Siapkan Investigasi Ketat Manipulator Pasar
Lantas, bagaimana nasib Farcaster? Protokol sosial yang populer di kalangan komunitas kripto kini di bawah kendali penuh Neynar, perusahaan penyedia infrastruktur yang menjadi tulang punggung ekosistem Farcaster.
Neynar mengakuisisi seluruh aset penting, termasuk kontrak protokol, repositori kode, hingga aplikasi utama Farcaster. Transisi ini dianggap sebagai langkah logis untuk keberlanjutan proyek.
Mengutip dari The Block, Merkle Manufactory (entitas di balik Farcaster) juga berencana mengembalikan modal investor $180 Juta, langkah yang menunjukkan integritas para pendirinya saat menyerahkan tongkat estafet.
Bergabungnya Romero dan Srinivasan ke Tempo memberikan sinyal kuat bahwa narasi besar berikutnya dalam dunia kripto mungkin bukan lagi soal media sosial atau NFT, melainkan utilitas nyata stablecoin.
Dengan dukungan teknologi Stripe dan keahlian mantan petinggi Farcaster, Tempo diprediksi akan menjadi pemain kunci yang membawa aset kripto ke arus utama (mainstream).
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Bursa kripto paling ikonik di industri aset digital, BitMEX, sang raksasa pelopor bursa derivatif yang…
Perusahaan manajemen aset global, 21Shares, kian memperluas jangkauan investasi kripto institusional di benua Eropa. Kali…
Peta kekuatan stablecoin di industri kripto baru saja mengalami pergeseran tektonik! Bursa kripto terbesar dunia,…
Euforia institusi kembali meledak! Di tengah reli kuat yang mendorong harga Bitcoin terbang tinggi, instrumen…
Penerbit stablecoin raksasa, Circle, meluncurkan gebrakan finansial besar yang siap mengubah peta likuiditas di pasar…
Bitcoin (BTC) kembali memamerkan dominasinya dengan melesat menembus level psikologis harga $85.000. Kenaikan harga yang…
This website uses cookies.