Categories: Berita

Bitcoin Bertahan di Level $64.000: Isu Selat Hormuz Warnai Dialog AS-Iran

Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto terbesar di dunia, Bitcoin, terpantau masih kokoh dan bertahan di level harga $64.000.

Pergerakan konsolidasi ini terjadi karena fokus para pelaku pasar global sedang tertuju pada meja perundingan Swiss, tempat pejabat Amerika Serikat dan Iran bertemu untuk membahas perpanjangan gencatan senjata permanen.

Kendati negosiasi diplomatik, volatilitas pasar tetap membayangi akibat manuver tak terduga dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Iran yang memperbarui ancaman penutupan jalur perdagangan minyak vital di Selat Hormuz.

Ketegangan Selat Hormuz dan Meja Diplomasi Swiss

Dinamika pasar makro sempat memanas ketika Iran mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz, yang langsung memangkas lalu lintas kapal tanker secara drastis dalam waktu singkat.

Ketegangan sempat meruncing akibat retorika keras di media sosial yang mengancam keberlanjutan stabilitas regional.

Namun, situasi berhasil diredam setelah mediator dari Qatar dan Pakistan mengumumkan pembentukan saluran komunikasi khusus demi menjamin keamanan navigasi komersial internasional.

Kelanjutan dialog di Swiss membuahkan angin segar setelah menteri luar negeri dari Iran menyatakan telah mengamankan keringanan untuk ekspor minyak dan petrokimia serta pencairan sebagian aset yang dibekukan.

Kepastian koridor diplomatik ini berhasil menopang stabilitas aset berisiko tinggi seperti Bitcoin dari tekanan aksi jual massal yang lebih dalam.

Baca Juga: Brian Armstrong Sebut Harga Bitcoin Sudah Sentuh Bottom, Siap Bull Run?

Analisis Pasar Opsi: Sinyal Bullish Jangka Panjang Masih Kuat

Meskipun gejolak geopolitik memicu kehati-hatian, terlihat dari volume perdagangan opsi jual Bitcoin yang sempat melampaui opsi beli untuk lindung nilai sentimen jangka panjang.

Data dari bursa derivatif utama memperlihatkan aktivitas pasar opsi jangka panjang tetap didominasi oleh posisi beli terarah.

Akumulasi open interest terbesar saat ini didominasi oleh kontrak opsi beli yang menargetkan harga Bitcoin mencapai level $120.000 pada akhir Desember.

Selain faktor geopolitik, kekuatan fondasi harga Bitcoin saat ini juga terus ditopang oleh aksi borong institusional secara konsisten oleh raksasa korporasi yang mempertegas tren adopsi jangka panjang Wall Street.

Recent Posts

Ekspansi Agresif! MoonPay Akan Akuisisi North Capital Senilai $60 Juta

Perusahaan pembayaran kripto, MoonPay, baru saja melakukan manuver korporasi, Dalam upaya mengamankan pijakan regulasi yang…

3 hours ago

BitMEX Resmi Menutup Layanan Trading Kripto, Bagaimana Nasib Dana Pengguna?

Bursa kripto paling ikonik di industri aset digital, BitMEX, sang raksasa pelopor bursa derivatif yang…

1 day ago

21Shares Meluncurkan ETP Zcash (ZEC) dan Ether.fi (ETHFI) di Eropa

Perusahaan manajemen aset global, 21Shares, kian memperluas jangkauan investasi kripto institusional di benua Eropa. Kali…

1 day ago

Binance Beli Saham Circle $100 Juta, Siap Promosikan USDC Selama 5 Tahun

Peta kekuatan stablecoin di industri kripto baru saja mengalami pergeseran tektonik! Bursa kripto terbesar dunia,…

2 days ago

Hujan Duit! ETF Bitcoin Spot Membukukan Inflow $998 Juta

Euforia institusi kembali meledak! Di tengah reli kuat yang mendorong harga Bitcoin terbang tinggi, instrumen…

2 days ago

Circle Luncurkan Layanan Pinjaman USDC Beragun Bitcoin untuk Klien Institusi

Penerbit stablecoin raksasa, Circle, meluncurkan gebrakan finansial besar yang siap mengubah peta likuiditas di pasar…

2 days ago

This website uses cookies.