Categories: Berita

Franklin Templeton Resmi Luncurkan Divisi Kripto Khusus Pasca Akuisisi 250 Digital

Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa manajer investasi global, Franklin Templeton, yang mengelola dana kelolaan fantastis senilai $1,78 triliun, mengumumkan pembentukan divisi khusus baru bernama Franklin Crypto.

Langkah ini dieksekusi tepat setelah perusahaan berhasil merampungkan proses akuisisi penuh terhadap perusahaan manajemen investasi aset digital, 250 Digital.

Keputusan ini menegaskan komitmen jangka panjang Franklin Templeton untuk tidak hanya menyediakan produk pasif, melainkan langsung menawarkan strategi manajemen portofolio kripto aktif yang menyasar entitas kakap.

Integrasi Strategi Aktif dan Pengalihan Strategi Likuid Kripto

Proses akuisisi terhadap 250 Digital yang merupakan perusahaan spin-off dari pemodal ventura CoinFund membawa seluruh tim internal beserta seluruh strategi aset kripto likuid yang mereka kelola ke dalam payung korporasi Franklin Templeton.

Menariknya, transaksi korporasi ini juga mencatat sejarah baru di dunia M&A (mergers and acquisitions) karena sebagian pembayarannya diselesaikan secara on-chain menggunakan token BENJI.

Divisi Franklin Crypto akan dipimpin oleh veteran industri kripto Christopher Perkins sebagai Head of Franklin Crypto dan Seth Ginns selaku Chief Investment Officer (CIO).

Keduanya berkolaborasi dengan Tony Pecore, pakar internal divisi aset digital utama Franklin Templeton, guna menyajikan analisis fundamental, konstruksi portofolio, dan pengawasan risiko yang disesuaikan dengan standar regulasi ketat kelas institusi.

Baca Juga: Dana Pensiun Korporasi Jepang Mulai Masuk Kripto, Regulasi Jadi Katalis Utama

Melebarkan Sayap dari Produk Pasif ke Strategi Agresif Web3

Sebelum peluncuran Franklin Crypto, keterlibatan Franklin Templeton di industri aset digital sudah sangat kuat.

Perusahaan merupakan salah satu penerbit awal produk Spot Bitcoin ETF dan Ethereum ETF di pasar AS, serta sukses mengembangkan produk dana pasar uang tertokenisasi on-chain dengan nilai aset kelolaan (AUM) miliaran dolar.

Pembentukan divisi baru dirancang untuk memenuhi kesenjangan kebutuhan para investor institusional global yang menginginkan imbal hasil optimal lewat strategi kripto aktif sesuatu yang tidak bisa diakomodasi oleh produk ETF pasif biasa.

Memanfaatkan momentum koreksi pasar eksternal untuk menjaring talenta terbaik, peluncuran ini diproyeksikan akan mempercepat migrasi modal tradisional menuju infrastruktur blockchain global secara masif.

Recent Posts

Ekspansi Agresif! MoonPay Akan Akuisisi North Capital Senilai $60 Juta

Perusahaan pembayaran kripto, MoonPay, baru saja melakukan manuver korporasi, Dalam upaya mengamankan pijakan regulasi yang…

4 hours ago

BitMEX Resmi Menutup Layanan Trading Kripto, Bagaimana Nasib Dana Pengguna?

Bursa kripto paling ikonik di industri aset digital, BitMEX, sang raksasa pelopor bursa derivatif yang…

1 day ago

21Shares Meluncurkan ETP Zcash (ZEC) dan Ether.fi (ETHFI) di Eropa

Perusahaan manajemen aset global, 21Shares, kian memperluas jangkauan investasi kripto institusional di benua Eropa. Kali…

1 day ago

Binance Beli Saham Circle $100 Juta, Siap Promosikan USDC Selama 5 Tahun

Peta kekuatan stablecoin di industri kripto baru saja mengalami pergeseran tektonik! Bursa kripto terbesar dunia,…

2 days ago

Hujan Duit! ETF Bitcoin Spot Membukukan Inflow $998 Juta

Euforia institusi kembali meledak! Di tengah reli kuat yang mendorong harga Bitcoin terbang tinggi, instrumen…

2 days ago

Circle Luncurkan Layanan Pinjaman USDC Beragun Bitcoin untuk Klien Institusi

Penerbit stablecoin raksasa, Circle, meluncurkan gebrakan finansial besar yang siap mengubah peta likuiditas di pasar…

2 days ago

This website uses cookies.