Categories: Berita

Badai Kripto! Trader “Long” Boncos $650Juta Saat Bitcoin Merosot ke $78.000

Pasar kripto kembali menunjukkan keganasannya. Akhir pekan di pertengahan Mei 2026 ini diwarnai oleh gelombang merah yang menghantam berbagai aset digital utama. Bagi para trader yang terlalu optimis dan memasang posisi long dengan leverage tinggi, hari ini menjadi momen yang sangat menyakitkan.

Koreksi tajam secara tiba-tiba ini menjadi pengingat brutal bahwa volatilitas pasar kripto bisa berbalik arah dengan cepat, menyapu bersih ratusan juta dolar.

Likuidasi Massal: $650Juta Menguap dalam Sekejap

Penurunan harga kali ini memakan banyak korban di pasar derivatif. Guncangan hebat ini memicu margin call dan likuidasi paksa massal. Sebesar $650 Juta hangus begitu saja dari akun para trader yang memprediksi pasar akan terus naik.

Pemicu utama dari likuidasi berantai ini adalah anjloknya harga Bitcoin (BTC).

Sang raja kripto yang sebelumnya tampak solid, mendadak kehilangan momentum dan tergelincir ke $78.000. Penurunan ini menjebol level support krusial, memicu algoritma perdagangan otomatis untuk ikut melakukan aksi jual.

Baca Juga: Waspada! Investor Tarik $635 Juta dari ETF Bitcoin dalam Sehari, Bagaimana Nasib Harga Bitcoin?

Efek Domino ke Altcoin: ETH dan BNB Babak Belur

Koreksi tajam yang dialami Bitcoin tentu saja langsung menyeret seluruh pasar altcoin ke zona merah. Altcoin berkapitalisasi besar yang biasanya menjadi favorit investor tidak luput dari tekanan jual yang masif.

Efek domino ini sangat terasa di spot maupun futures. Koreksi dalam pada Altcoin utama seperti ETH dan BNB memberikan pukulan ganda bagi portofolio investor yang memiliki eksposur tinggi pada aset tersebut.

Kejadian ini kembali menegaskan pentingnya manajemen risiko, terutama penggunaan leverage di tengah pasar yang sedang volatile. Apakah ini titik bottom sebelum kembali rebound, atau justru awal dari koreksi yang lebih dalam.

Recent Posts

Franklin Templeton Resmi Luncurkan Divisi Kripto Khusus Pasca Akuisisi 250 Digital

Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…

12 hours ago

Strategi Pantang Mundur Michael Saylor: Strategy Kembali Borong Bitcoin di Tengah Penurunan Saham STRC

Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…

1 day ago

Dana Pensiun Korporasi Jepang Mulai Masuk Kripto, Regulasi Jadi Katalis Utama

Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…

1 day ago

Bitcoin Bertahan di Level $64.000: Isu Selat Hormuz Warnai Dialog AS-Iran

Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…

2 days ago

Charles Schwab Masuk Pasar Prediksi, Gandeng Cboe Siapkan Taruhan S&P 500

Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…

3 days ago

Franklin Templeton Ajukan ETF Unik: Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin!

Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…

4 days ago

This website uses cookies.