Berita

Bitget Bersiap Untuk Akuisisi Bursa Kripto Berlisensi di Thailand

Bursa kripto global, Bitget, kembali mengambil langkah ekspansi bisnis sangat agresif di kawasan Asia Tenggara. Hanya berselang beberapa minggu setelah dilanda insiden peretasan besar-besaran, Bitget mengumumkan rencana strategis untuk mengakuisisi bursa kripto asal Thailand, GMO-Z.com Cryptonomics.

Langkah strategis ini dirancang untuk memfasilitasi penetrasi pasar Bitget di Thailand melalui entitas yang telah memperoleh lisensi resmi dari regulator setempat.

Mengutip dari laporan Cointelegraph, transaksi akuisisi ini diusulkan melibatkan BTGT Management (Thailand). Sebelumnya, induk dari GMO Internet telah mengungkapkan rencana penjualan unit bisnis tersebut kepada BTGT Management pada 24 September lalu, dengan target penyelesaian transaksi pada 31 Oktober.

Pintu Masuk Resmi ke Pasar Aset Digital Asia Tenggara

GMO-Z.com Cryptonomics merupakan entitas pengelola platform perdagangan kripto Z.com EX yang beroperasi sejak Februari 2021. Entitas ini telah terdaftar secara resmi sebagai operator bursa aset digital berlisensi di bawah pengawasan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Thailand.

CEO Bitget, Gracy Chen, menegaskan bahwa pasar Thailand memegang peranan vital dalam peta jalan ekspansi perusahaan.

“Thailand adalah bagian penting dari lanskap aset digital Asia Tenggara, dan akuisisi ini memberi peluang besar untuk kami membangun operasional lokal di negara yang sedang berkembang pesat,” ujar Chen.

Baca Juga: Tether Investasi Strategis ke AIsa, Dorong Pembayaran Berbasis AI

Manuver Ekspansi di Tengah Pemulihan Insiden Keamanan

Pengumuman ekspansi ke Negeri Gajah Putih ini menjadi sorotan tajam karena hadir tak lama setelah Bitget mengalami ujian keamanan siber. infrastruktur hot wallet dan warm wallet sempat diserang peretas pada 24 September lalu.

Dalam insiden, peretas mengeksploitasi celah kerentanan pada keamanan pihak ke 3 dan mengeksekusi perintah penarikan dana palsu yang berdampak pada aset senilai kurang lebih $351 juta.

Kendati demikian, pihak Bitget memastikan bahwa saldo akun pengguna sama sekali tidak terdampak dan seluruh layanan penarikan dana telah berhasil dipulihkan secara bertahap pada 2 Oktober.

Selain fokus memperkuat kembali sistem keamanannya, Bitget belakangan ini tengah melakukan penataan ulang kepatuhan yurisdiksinya. Pada tanggal 16 Oktober, Bitget memperbarui ketentuan layanan mereka, mencantumkan Rusia, Belarus, Kazakhstan, serta Thailand ke dalam daftar yurisdiksi terlarang.

Oleh karena itu, keberhasilan mengakuisisi GMO-Z.com Cryptonomics ini akan menjadi landasan yuridis utama bursa Bitget untuk melayani investor kripto di Thailand secara sah sesuai regulasi setempat.

Recent Posts

Mastercard Meluncurkan Fitur Pemindaian Risiko Stablecoin untuk Perbankan

Raksasa pembayaran global, Mastercard kembali mempertegas langkah ekspansi di industri aset digital. Kali ini, perusahaan…

13 hours ago

Tether Investasi Strategis ke AIsa, Dorong Pembayaran Berbasis AI

Perusahaan penerbit stablecoin terbesar di dunia, Tether, melalui cabang investasinya, Tether Capital, membuat gebrakan dengan…

2 days ago

Transformasi iPhone Menjadi Wallet Kripto Berkeamanan Tinggi

Menjaga keamanan aset kripto dari ancaman peretasan online merupakan prioritas utama setiap investor. Umumnya, investor…

2 days ago

Strategy Rencanakan Pembagian Dividen Harian untuk Saham STRC

Strategy, perusahaan publik pemegang Bitcoin terbesar di dunia yang dipimpin oleh Michael Saylor, kembali membuat…

2 days ago

Deutsche Bank Bersiap Untuk Meluncurkan Layanan Kustodian Kripto

Bank terbesar di Jerman, Deutsche Bank, mengumumkan rencana strategis mereka untuk meluncurkan layanan kustodian kripto…

3 days ago

Mastercard Merilis Global Money Platform untuk Pembayaran Stablecoin

Mastercard mengambil langkah besar untuk meleburkan batasan antara aset digital dan perbankan konvensional melalui peluncuran…

4 days ago

This website uses cookies.