Gelombang akumulasi institusional di ekosistem Ethereum memasuki inflection point strategis bagi salah satu entitas besar. BitMine Immersion Technologies, perusahaan treasury yang dikenal secara agresif menumpuk ETH, mengumumkan akan berhenti membeli Ethereum.
Chairman of BitMine, Tom Lee, menegaskan perusahaan akan secepetnya menyudahi fase akumulasi agresifnya. Saat berbicara di konferensi Token2049, Lee dengan tegas menyatakan bahwa tidak akan mengakumulasi lebih dari 5% dari pasokan ETH.
Langkah mengejutkan ini pada dasarnya berakar pada strategi pengelolaan modal pasar yang cerdik. BitMine berhasil membangun porsi mayoritas cadangan ETH nya dengan harga rata-rata beli di kisaran $1.600 selama fase bearish.
Kini, dengan target yang hampir tersentuh, diperkirakan hanya membutuhkan sekitar 100.000 ETH lagi, perusahaan siap mengunci posisi (done stacking).
Dengan menetapkan batasan mutlak, BitMine secara efektif menghentikan kebutuhan mereka untuk terus-menerus menerbitkan saham atau mencari pendanaan baru demi membeli kripto.
Strategi ini sengaja dirancang agar kinerja harga saham perusahaan (BMNR) mampu mengungguli (outperform) persentase kenaikan harga ETH itu sendiri ketika siklus bull run tiba, tanpa adanya dilusi bagi para pemegang saham.
Baca Juga: Data Pasar dari Hyperliquid Resmi Masuk Bloomberg Terminal
Namun, batasan 5% ini memunculkan dinamika menarik. Sebagian besar cadangan ETH BitMine saat ini dikunci ke dalam jaringan Ethereum (staking), yang secara rutin menghasilkan yield berupa ETH. Hal ini membuat aset perusahaan menembus batas maksimal secara otomatis.
Untuk mempertahankan plafon 5% dari total pasokan, Tom Lee mengungkap bahwa perusahaan kemungkinan besar akan langsung menjual hasil yield staking.
Strategi terukur BitMine ini dipandang positif oleh pasar karena karena dinilai mampu memitigasi kekhawatiran komunitas atas dominasi entitas tunggal terhadap pasokan konsensus Ethereum.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Setelah kesuksesan ETF Bitcoin dan Ethereum yang mendominasi arus dana di Wall Street, perlombaan para…
Kabar menggembirakan datang dari bursa perpetual kripto terkemuka, Hyperliquid. Data untuk perpetual contract di Hyperliquid…
Payward, perusahaan infrastruktur keuangan di balik bursa kripto terkemuka Kraken, secara resmi mengumumkan kemitraan strategis…
Dalam sebuah langkah yang berpotensi mengubah lanskap pasar modal dunia, bursa kripto OKX tengah memproses…
Gelombang adopsi blockchain tingkat negara kini memasuki babak baru yang sangat masif, dan kali ini…
Setelah lama bermigrasi dan mendominasi berbagai blockchain, stablecoin terbesar di dunia akhirnya memutuskan untuk integrasi…
This website uses cookies.