Lanskap investasi aset digital di Amerika Serikat kembali mencatatkan tonggak sejarah baru. Setelah suksesnya ETF Bitcoin dan Ethereum, kini ekosistem Dex berkinerja tinggi yang unjuk gigi. Produk ETF Hyperliquid (Exchange-Traded Fund) pertama di AS resmi diluncurkan dan mendapatkan sambutan hangat dari para pelaku pasar.
Tidak tanggung-tanggung, debut instrumen investasi ini sukses mencetak angka arus masuk bersih yang sangat meyakinkan, membuktikan tingginya minat investor terhadap aset kripto alternatif.
Peluncuran ETF Hyperliquid (THYP) oleh 21Shares ini menjadi angin segar bagi para investor yang ingin mendapatkan eksposur ke ekosistem Hyperliquid melalui jalur tradisional yang teregulasi.
Dalam laporan terbarunya, produk keuangan ini sukses mencatatkan arus masuk bersih (net inflows) sebesar $1,2 juta dengan volume perdagangan $1,8 juta pada debutnya di Nasdaq.
Bagi sebuah produk ETF yang mewakili aset kripto di luar dominasi Bitcoin maupun Ethereum, pencapaian angka $1,2 juta di hari pertama merupakan sinyal bullish yang sangat kuat.
Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan dari kalangan manajer kekayaan (wealth managers) maupun investor ritel terhadap fundamental teknologi yang ditawarkan oleh Hyperliquid.
Baca Juga: OG Bitcoin Bangun dari Tidur Panjang, Pindahkan Bitcoin Senilai $40 Juta!
Keberhasilan awal ini bukan sekadar soal nominal, melainkan preseden penting bagi masa depan regulasi dan investasi aset digital di Wall Street.
Peluncuran yang sangat mulus ini bisa menjadi katalis pendorong bagi Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk lebih terbuka terhadap persetujuan produk ETF kripto lainnya di masa depan.
Bagi komunitas DeFi, dengan masuknya modal institusional ke ekosistem Hyperliquid diharapkan dapat mempertebal likuiditas, menstabilkan pasar, dan mendorong inovasi lebih lanjut di sektor bursa berjangka terdesentralisasi (perpetual DEX).
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…
Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…
Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…
Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…
Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…
Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…
This website uses cookies.