Awal pekan yang suram kembali menghantui para pelaku pasar kripto. Setelah sempat memberikan angin segar di akhir pekan, harga Bitcoin kembali mengalami penurunan drastis hingga menghapus seluruh tren positif yang sempat dicetaknya.
Lebih menegangkan lagi, tekanan jual ini sukses menyeret sentimen pasar kembali menyentuh level ketakutan paling ekstrem dalam sejarah kripto.
Akhir pekan lalu, harga Bitcoin sempat menyentuh angka $70.000 dan memberikan secercah harapan bagi para investor dan trader. Namun, kondisi tersebut berbalik 180 derajat dalam sekejap mata.
Hanya dalam waktu kurang dari dua jam, rajanya kripto ini mengalami penurunan tajam lebih dari $3.000. Penurunan ini memangkas nilai Bitcoin hingga menyentuh level psikologis $64.300.
Baca Juga: Ancaman Sell-Off! Garrett Jin Pindahkan 6,318 Bitcoin ke Binance Usai Terkena Likuidasi
Saat ini, harga Bitcoin diperdagangkan 48% di bawah rekor harga tertinggi sepanjang masanya (ATH) yang dicapai pada bulan Oktober tahun lalu sebesar $126.000.
Kondisi ini memakan banyak korban di pasar derivatif. Data terbaru dari CoinGlass, lebih dari 137,000 trader dilikuidasi dengan total likuidasi mencapai $467 juta. 92% dari total likuidasi berasal dari posisi long dengan leverage.
Salah satu faktor utama dari kejatuhan harga Bitcoin adalah memburuknya psikologi pasar. Indikator Crypto Fear and Greed Index yang menjadi barometer sentimen investor turun ke skor 5 dari 100, menandakan fase “Extreme Fear”.
Penurunan harga Bitcoin ke level ketakutan serendah ini sangat jarang terjadi. Sejak indikator ini pertama kali diluncurkan, skor 5 hanya pernah tercatat tiga kali, yakni pada Agustus 2019, Juni 2022, dan sekarang (Februari 2026).
Kondisi ini mempertegas betapa pesimistisnya pandangan sebagian besar investor saat ini, di mana banyak dari mereka yang mulai melakukan kapitulasi (cut loss) karena tidak kuat menahan tekanan pasar.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Pertanyaan crypto itu judi atau bukan hampir selalu muncul setiap kali seseorang baru mengenal dunia…
Sebuah dompet Bitcoin (BTC) purba yang tidak aktif sejak era awal perkembangan kripto pada tahun…
Senat Amerika Serikat dipastikan menunda pemungutan suara terkait Kerangka Kerja Pasar Aset Digital atau RUU…
Pertanyaan Bitcoin berasal dari negara mana sebenarnya lebih rumit dari yang terlihat, karena jawabannya bukan…
Kasus penipuan kembali terjadi di ekosistem Web3, Wakil Jaksa di Amerika Serikat dan Asisten Direktur…
Investasi emas selama ini identik dengan urusan penyimpanan yang merepotkan, mulai dari biaya brankas, asuransi,…
This website uses cookies.