Berita

Kerugian Bitcoin Bug Coldcard Tembus $70 Juta Menurut Analisis Galaxy Digital

Estimasi dampak peretasan masif yang menimpa pengguna dompet fisik (hardware wallet) Coldcard semakin terang benderang. Berdasarkan hasil analisis forensik mendalam yang dirilis oleh perusahaan investasi Galaxy Digital, total kerugian Bitcoin yang tersapu bersih oleh peretas kini menembus 1.082 BTC (senilai $70 juta).

Temuan ini mengonfirmasi bahwa insiden randomness bug merupakan salah satu bencana keamanan terbesar dalam sejarah penyimpanan mandiri (self-custody) aset digital.

Analisis Forensik On-Chain Galaxy Digital

Laporan mendalam dari tim riset Galaxy Digital ini mengungkapkan betapa sistematis dan terrencananya eksploitasi yang diluncurkan oleh peretas.

Peretas memanfaatkan celah serius pada modul pembuatan frasa pemulihan (seed phrase generation). Karena frasa kunci tidak teracak secara sempurna (lemahnya tingkat entropi), skrip otomatis penyerang mampu menebak kombinasi kunci rahasia (private key) ratusan dompet terdampak hanya dalam hitungan menit.

Data pergerakan on-chain mencatat bahwa ratusan koin Bitcoin yang terkuras dari berbagai dompet langsung dikonsolidasikan dan dipindahkan ke beberapa alamat penampung utama secara serentak.

Baca Juga: New York Gugat Kalshi: Tuding Sebagai Platform “Arena Perjudian Ilegal”

Peringatan Keras Bagi Komunitas Self-Custody

Insiden ini meruntuhkan stigma bahwa menggunakan perangkat cold storage atau hardware wallet otomatis memberikan jaminan keamanan 100% tanpa cela.

Pendiri dari Binance CZ juga ikut bersuara, mengimbau komunitas pemilik aset digital untuk tidak pernah bergantung pada satu mekanisme pembuatan kunci tunggal.

Risiko kerentanan perangkat lunak (firmware) atau modul algoritma dapat mengekspos aset berharga bahkan di saat perangkat fisik tidak terhubung ke jaringan internet sekalipun.

Para pakar keamanan merekomendasikan agar pengguna rutin melakukan verifikasi mandiri terhadap firmware perangkat, mengadopsi skema multi-signature, serta mempertimbangkan diversifikasi tempat penyimpanan demi meminimalisir potensi kerugian.

Recent Posts

Token HYPE Mencetak ATH Baru, Didorong Inovasi Borrowing & Lending di Hyperliquid

Sektor decentralized exchange (DEX) membuktikan dominasinya di pasar kripto. Kali ini, sorotan utama tertuju pada…

6 hours ago

Kalshi Susul Coinbase Ajukan Izin Perpetual Futures Saham Tunggal di AS

Tren hibrida antara pasar saham tradisional dan mekanisme trading Web3 di Amerika Serikat semakin memanas!…

8 hours ago

Coinbase Siap Hadirkan Perpetual Futures Saham Tunggal di Pasar AS

Inovasi di dunia trading derivatif Amerika Serikat sepertinya akan segera memasuki era baru yang radikal.…

1 day ago

CFTC Mengajukan Proposal Regulasi Pasar Kripto ke Gedung Putih

Drama regulasi pasar kripto di Amerika Serikat memasuki babak baru yang semakin menegangkan. Setelah Rancangan…

1 day ago

Ekspansi Pembayaran! SBI Group Dukung Pendanaan $25 Juta untuk dtcpay

Lanskap pembayaran berbasis aset digital (kripto) di kawasan Asia Tenggara semakin memanas. Kali ini, angin…

2 days ago

Payward Siap Hadirkan Perpetual Futures On-Chain untuk Klien AS via Hyperliquid

Pasar derivatif kripto di Amerika Serikat bersiap menyambut revolusi besar. Payward, perusahaan induk bursa kripto…

3 days ago

This website uses cookies.