Categories: Berita

Minnesota Lawan Dominasi Wall Street: Bank Lokal Kini Bisa Simpan Bitcoin!

Negara bagian Minnesota di Amerika Serikat mengambil langkah besar untuk menantang dominasi raksasa keuangan Wall Street dalam memperebutkan kue pendapatan dari aset kripto.

Gubernur Tim Walz secara resmi telah menandatangani undang-undang yang memberikan wewenang kepada bank dan serikat kredit (credit unions) yang berizin negara bagian untuk menawarkan layanan penyimpanan (custody) kripto.

Kebijakan ini dirancang untuk menjaga agar modal berputar di tingkat lokal dan mencegah aliran deposito keluar ke platform luar negeri atau institusi raksasa.

Mengapa Langkah Minnesota Ini Begitu Penting?

Selama bertahun-tahun, institusi Wall Street telah membangun infrastruktur besar untuk menguasai pasar penyimpanan aset digital.

Undang-undang yang akan berlaku efektif mulai 1 Agustus 2026 ini memberikan napas baru bagi bank komunitas agar bisa bersaing di level yang sama.

Banyak serikat kredit di Minnesota melaporkan bahwa sekitar 20% dari anggota mereka saat ini sudah memiliki aset kripto, namun terpaksa menggunakan layanan luar karena kurangnya opsi tepercaya di bank lokal.

Dengan adanya aturan baru ini, nasabah dapat menitipkan Bitcoin dan aset digital lainnya di institusi yang sudah mereka kenal dan percayai selama puluhan tahun.

Baca Juga: Gebrakan Baru! Coinbase Sokong Peluncuran Stablecoin USDF di Jaringan Solana

Aturan Ketat untuk Keamanan Nasabah

Meskipun memberikan kelonggaran, pemerintah Minnesota tetap menerapkan standar keamanan yang sangat ketat untuk melindungi konsumen:

  • Pemberitahuan Dini: Institusi keuangan wajib memberikan notifikasi kepada Departemen Perdagangan minimal 60 hari sebelum mulai menawarkan layanan penyimpanan kripto.
  • Pemisahan Aset: UU ini mewajibkan pemisahan aset nasabah secara ketat dari operasional bank untuk mencegah risiko sistemik.
  • Larangan Aktivitas Berisiko: Meskipun boleh menyimpan aset, bank lokal tetap dilarang melakukan perdagangan (trading) atau peminjaman (lending) kripto secara langsung.
  • Ban ATM Kripto: Sebagai bagian dari perlindungan konsumen secara menyeluruh, undang-undang ini juga menyertakan larangan penggunaan ATM kripto dan kios yang dianggap berisiko tinggi di negara bagian tersebut.

Langkah ini bukan sekadar tentang teknologi, melainkan juga tentang sebuah kedaulatan ekonomi daerah.

Dengan memfasilitasi layanan penyimpanan kripto, Minnesota berupaya memastikan bahwa bank-bank komunitas tetap relevan di era keuangan digital tanpa mengorbankan kepatuhan terhadap standar federal yang ketat.

Recent Posts

Franklin Templeton Resmi Luncurkan Divisi Kripto Khusus Pasca Akuisisi 250 Digital

Agresivitas lembaga keuangan tradisional (TradFi) Wall Street dalam mengadopsi ekosistem Web3 kian tidak terbendung. Raksasa…

14 hours ago

Strategi Pantang Mundur Michael Saylor: Strategy Kembali Borong Bitcoin di Tengah Penurunan Saham STRC

Raksasa perangkat lunak korporasi sekaligus pemegang aset kripto institusional terbesar di dunia, Strategy, kembali menegaskan…

2 days ago

Dana Pensiun Korporasi Jepang Mulai Masuk Kripto, Regulasi Jadi Katalis Utama

Langkah ambisius Jepang untuk memosisikan dirinya sebagai salah satu pusat inovasi aset digital terkemuka di…

2 days ago

Bitcoin Bertahan di Level $64.000: Isu Selat Hormuz Warnai Dialog AS-Iran

Pasar aset kripto kembali menunjukkan resiliensinya di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Aset kripto…

2 days ago

Charles Schwab Masuk Pasar Prediksi, Gandeng Cboe Siapkan Taruhan S&P 500

Tren prediction markets yang sedang meledak di panggung global kini resmi memikat salah satu raksasa…

3 days ago

Franklin Templeton Ajukan ETF Unik: Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin!

Raksasa manajemen aset global, Franklin Templeton, kembali membuat gebrakan besar di persimpangan keuangan tradisional (TradFi)…

4 days ago

This website uses cookies.