Departemen Keuangan Amerika Serikat mengambil langkah tegas dalam penegakan hukum di sektor aset digital. Untuk pertama kalinya, Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) menjatuhkan sanksi pembekuan kepada dua bursa kripto yang dituduh memfasilitasi aktivitas pencucian dana.
Preseden ini menargetkan Zedcex Exchange Ltd. dan Zedxion Exchange Ltd. yang berbasis di Inggris. Bursa ini diduga menjadi saluran utama bagi rezim Iran untuk menghindari sanksi internasional.
Penyelidikan mendalam mengungkap bahwa kedua bursa tersebut memiliki hubungan erat dengan Babak Morteza Zanjani, seorang pengusaha Iran yang sebelumnya telah masuk dalam daftar hitam AS.
Zanjani dituduh menggunakan bursa tersebut untuk melakukan pencucian dana dan mendukung proyek-proyek Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Baca Juga: Prediksi Fantastis Matt Hougan: Bitcoin Bisa Tembus $6,5 Juta dalam 20 Tahun!
Sebagaimana laporan dari Treasury.gov, skala operasi sangat mencengangkan, Data menunjukkan bahwa Zedcex sendiri telah memproses transaksi senilai lebih dari $94 Miliar sejak didirikan pada tahun 2022.
Angka fantastis ini mengindikasikan betapa masifnya penggunaan bursa kripto sebagai tempat menfasilitasi pencucian dana, memindahkan kekayaan negara secara ilegal tanpa terdeteksi sistem perbankan konvensional.
Sanksi ini bukan hanya sekadar hukuman bagi entitas terkait, melainkan sebuah pesan peringatan keras bagi seluruh ekosistem kripto global.
Pemerintah AS, melalui Menteri Keuangan Scott Bessent, menegaskan bahwa akan menggunakan segala cara untuk memutus rantai pencucian dana dan rezim otoriter, termasuk yang bersembunyi di balik anonimitas blockchain.
Tindakan ini menandai eskalasi signifikan, Jika sebelumnya sanksi hanya menyasar individu atau wallet address, kini AS mulai membidik infrastruktur bursa yang dianggap gagal mencegah aktivitas ilegal.
Langkah agresif OFAC ini diprediksi akan memperketat regulasi Know Your Customer (KYC) dan Anti-Money Laundering (AML) di berbagai bursa kripto global.
Para pengguna disarankan lebih berhati-hati dalam perdagangan dan memastikan bursa yang digunakan tidak terindikasi memfasilitasi pencucian dana.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.
Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.
Perusahaan induk dari platform media sosial Truth Social, Trump Media & Technology Group (TMTG), bersama…
Bank Sentral Brasil memperketat aturan main bagi industri aset digital di negaranya. Melalui regulasi terbaru,…
Cerita orang yang tiba-tiba kaya dari memecoin memang sering viral dan bikin banyak orang tergiur…
Salah satu keunikan pasar kripto dibanding saham atau forex adalah sifatnya yang buka 24 jam…
Russia’s Federal Security Service (FSB) melancarkan operasi penindakan skala besar dengan menutup paksa sejumlah bursa…
Bursa kripto Bybit mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia terhadap Democratic…
This website uses cookies.