Categories: Berita

Regulasi Terancam Batal? Konflik Imbal Hasil Stablecoin Picu Kebuntuan di Senat AS

Lanskap regulasi stablecoin kembali menghadapi jalan buntu yang krusial. Upaya legislatif untuk mengesahkan RUU Clarity Act dilaporkan terhenti di tingkat Senat setelah muncul perselisihan mengenai aturan imbal hasil (yield) stablecoin. Konflik ini tidak hanya melibatkan regulator, tetapi juga menyeret raksasa industri.

Ketegangan mencapai puncaknya setelah jadwal pembahasan di Komite Perbankan Senat ditunda setelah Coinbase secara mendadak menarik dukungannya terhadap RUU tersebut.

Konflik Imbal Hasil: Antara Risiko dan Manfaat

Poin paling kontroversial dalam draf terbaru RUU ini adalah Section 404, yang secara tegas melarang penyedia layanan aset digital memberikan imbal hasil kepada pemegang stablecoin.

Sebagaimana laporan dari The Block, larangan tersebut untuk menghindari risiko sistemik, namun tetap mengizinkan imbalan berbasis aktivitas (transaksi, staking, atau penyediaan likuiditas)

Baca Juga: Michael Saylor Menanggapi Kritik terhadap Strategi Cadangan Bitcoin Perusahaan

Di sisi lain, Coinbase merasa keberatan dengan draft rancangan undang-undang tersebut yang dinilai lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaat.

Penarikan dukungan dari Coinbase telah menyebabkan ketidakpastian pasar yang signifikan, mengingat stablecoin merupakan instrumen kunci bagi likuiditas ekosistem kripto global secara keseluruhan.

Dampak Jangka Panjang bagi Pasar Kripto

Kegagalan untuk meloloskan Clarity Act dikhawatirkan akan memperpanjang era ketidakpastian hukum di Amerika Serikat. Para kritikus berpendapat bahwa regulasi yang terlalu mengekang terhadap imbal hasil stablecoin akan melemahkan daya saing dolar digital.

Para pengamat kini menunggu apakah akan ada kompromi baru. Tanpa kesepakatan yang jelas, industri kripto harus bersiap menghadapi pengawasan yang lebih fragmentaris dari berbagai lembaga pemerintah tanpa adanya payung hukum federal yang solid.


Recent Posts

Ekspansi Agresif! MoonPay Akan Akuisisi North Capital Senilai $60 Juta

Perusahaan pembayaran kripto, MoonPay, baru saja melakukan manuver korporasi, Dalam upaya mengamankan pijakan regulasi yang…

8 hours ago

BitMEX Resmi Menutup Layanan Trading Kripto, Bagaimana Nasib Dana Pengguna?

Bursa kripto paling ikonik di industri aset digital, BitMEX, sang raksasa pelopor bursa derivatif yang…

1 day ago

21Shares Meluncurkan ETP Zcash (ZEC) dan Ether.fi (ETHFI) di Eropa

Perusahaan manajemen aset global, 21Shares, kian memperluas jangkauan investasi kripto institusional di benua Eropa. Kali…

1 day ago

Binance Beli Saham Circle $100 Juta, Siap Promosikan USDC Selama 5 Tahun

Peta kekuatan stablecoin di industri kripto baru saja mengalami pergeseran tektonik! Bursa kripto terbesar dunia,…

2 days ago

Hujan Duit! ETF Bitcoin Spot Membukukan Inflow $998 Juta

Euforia institusi kembali meledak! Di tengah reli kuat yang mendorong harga Bitcoin terbang tinggi, instrumen…

2 days ago

Circle Luncurkan Layanan Pinjaman USDC Beragun Bitcoin untuk Klien Institusi

Penerbit stablecoin raksasa, Circle, meluncurkan gebrakan finansial besar yang siap mengubah peta likuiditas di pasar…

2 days ago

This website uses cookies.