Regulator Prancis Memerintahkan ISP Blokir Total Akses Platform Polymarket

Tekanan regulasi global terhadap pasar prediksi (prediction market) berbasis kripto kembali memanas. Autorité Nationale des Jeux (ANJ), selaku regulator perjudian nasional Prancis, secara resmi memerintahkan Internet Service Provider (ISP) di Prancis untuk memblokir total akses ke platform Polymarket.

Regulator menilai platform taruhan terdesentralisasi tersebut secara ilegal mempromosikan layanan perjudian yang tidak mengantongi izin di bawah yurisdiksi hukum Prancis.

Dari Pembatasan Transaksi Menuju Pemblokiran ISP secara Total

Tindakan tegas dari regulator Prancis ini sebenarnya merupakan puncak dari pengawasan ketat yang telah berjalan sejak akhir tahun 2024.

Meskipun sebelumnya otoritas terkait telah mencoba membatasi akses transaksi keuangan, popularitas platform ini justru terus melonjak di kalangan pengguna lokal akibat berbagai ajang taruhan berskala global.

Autorité Nationale des Jeux menegaskan bahwa ketersediaan platform taruhan tanpa izin ini secara hukum merupakan sebuah pelanggaran pidana.

Tidak main-main, regulator bahkan memperingatkan adanya ancaman denda finansial hingga €100.000 (sekitar $114.380) bagi pihak yang mempromosikan atau menyebarkan peluang odds dari platform tersebut di ruang publik.

Baca Juga: Stripe Mengajukan Penawaran Fantastis $53 Miliar untuk Membeli PayPal

Kekhawatiran Terhadap Risiko Manipulasi Pasar

Selain masalah legalitas lisensi, Autorité Nationale des Jeux menyoroti kelemahan sistem verifikasi identitas pengguna (KYC) serta potensi risiko kerugian finansial yang besar bagi konsumen ritel.

Lebih lanjut, adanya dugaan manipulasi data eksternal pada beberapa kontrak taruhan juga menjadi alasan kuat di balik intervensi darurat ini.

Manuver dari Prancis ini menambah panjang daftar negara termasuk Jerman, Italia, Spanyol, dan Indonesia yang memperketat ruang gerak platform pasar prediksi berbasis blockchain di wilayah mereka.