Russia’s Federal Security Service (FSB) melancarkan operasi penindakan skala besar dengan menutup paksa sejumlah bursa kripto dan perdagangan Over-The-Counter (OTC) yang beroperasi tanpa lisensi di distrik bisnis elite, Moscow City.
Inisiatif pemerintah untuk memperketat kontrol atas arus modal dan memberantas aktivitas pencucian uang yang kerap memanfaatkan ekosistem aset digital.
Penggerebekan di Pusat Finansial Elite
Operasi penindakan yang dipimpin oleh FSB yang bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri Rusia telah menargetkan bursa-bursa yang memfasilitasi pertukaran aset kripto ke mata uang fiat tanpa lisensi resmi.
Dalam pernyataan, lebih dari 20 karyawan di Moscow International Business Center telah ditahan, kawasan kantor yang menjadi pusat pencucian uang yang didapat dari warga negara Rusia melalui penipuan jarak jauh.
FSB menyatakan bahwa seorang berusia 18 hingga 25 tahun berhasil mengumpulkan uang hasil penipuan yang kemudian ditukar menjadi mata uang kripto dan disalurkan ke rekening milik pihak asal Ukraina.
Baca Juga: Bybit Gugat Lazarus Group atas Insiden Peretasan $1,5 Miliar
Menuju Kepatuhan Regulasi yang Lebih Ketat
Tindakan keras terhadap bursa tak memiliki lisensi ini sejalan dengan manuver Bank Sentral Rusia dan kementerian terkait guna membawa seluruh aktivitas aset digital ke dalam koridor hukum yang lebih transparan.
Penindakan ini menandai bahwa setiap penyedia layanan kripto di Rusia diwajibkan untuk mematuhi standar Anti-Pencucian Uang (AML) dan Know Your Customer (KYC) yang ketat apabila ingin tetap beroperasi.
Disclaimer: Segala konten di Duta Crypto ID bersifat informatif dan edukatif, bukan merupakan saran investasi atau nasihat keuangan. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Duta Crypto ID tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda buat.

Penulis aktif di Duta Crypto ID. Suka sharing tentang crypto, blockchain, nft dan berita-berita yg relevan dg industri Web3.





